Ini Dia Tips Pilih Leasing Motor

Di pasar, saat ini banyak layanan pembiayaan, baik yang bersifat konvensional (berbasis bunga) maupun pembiayaan syariah.

Ini Dia Tips Pilih Leasing Motor
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Membeli kendaraan khususnya sepeda motor melalui mekanisme cicilan dengan memanfaatkan lembaga pembiayaan (multifinance) jadi pilihan banyak orang.

Di pasar, saat ini banyak layanan pembiayaan, baik yang bersifat konvensional (berbasis bunga) maupun pembiayaan syariah.

Agar tidak tertipu dan dirugikan, sebaiknya pintar-pintarlah dalam memilih fasilitas leasing yang disediakan perusahaan multifinance. Berikut tips mencari perusahaan pembiayaan terbaik seperti dituturkan Asep Mulyana, Kepala Branch Bandung 1 FIFGROUP:

Tips pertama, menurut Asep, kenali dulu perusahaan leasing-nya. Profil perusahaannya seperti apa. Bila dimungkinkan, cari tahu owner/pemilik perusahaan tersebut.

"Jangan hanya karena tergiur tawaran cicilan dengan bunga rendah, Anda sembarangan mengambil leasing. Jangan,jangan saat pelunasan, kantor pindah perusahaan leasing-nya pindah, dan Anda kesulitan mengambil BPKB (Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor) yang jadi jaminan cicilan Anda," Asep mengilustrasikan.

Menurut Asep, trik mengenali profil perusahaan multifinance yang bonafid, bisa dilakukan dengan browsing di internet. "Tidak sedikit perusahaan leasing yang hanya mengejar keuntungan, mengenakan bunga tingggi, fasilitas dan layanan tidak optimal, dan bayar angsurannya susah," jelas Asep.

"Perusahaan leasing yang bagus memiliki banyak channel untuk memfasiltasi pembayaran angsuran nasabah. Misalnya, lewat kantor pos, minimarket, ATM, selain lewat kantor cabang," jelasnya.

Tips berikutnya adalah, aspek keamanannya bagaimana. Ada beberapa perusahaan leasing yang aspek permodalan kecil. Hal ini berisiko BPKB nasabah digadaikan oleh pihak leasing atau dijamimkan lagi oleh pengelola leasing ke pihak ketiga.

Akibatnya, saat nasabah melakukan pelunasan, harus menunggu lama untuk membawa pulang BPKB.

"Pastikan juga ada jaminan asuransi atau tidak selama periode angsuran. Masyarakat awam memang kurang memahami fungsi asuransi kendaraan selama masih periode cicilan. Padahal asuransi membantu menutup risiko jika motor hilang. Ini sangat membantu nasbaah saat motor hilang. Dia tak terkena lagi kewajiban membayar sisa angsuran karena sudah ditutup oleh asuransi," jelasnya.

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help