Malaysia Siapkan Sirkuit Khusus untuk Akomodasi Penggila 'Balap Liar'

Balap liar 'resmi' itu itu akan digelar di jalanan yang dikondisikan khusus.

Malaysia Siapkan Sirkuit Khusus untuk Akomodasi Penggila 'Balap Liar'
Tribun Jateng
Para pebalap liar yang kerap beraksi di Jalan Pemuda, Kota Semarang, diamankan polisi, Minggu (6/9/2015) dini hari. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tak berbeda dengan kebiasaan buruk di Indonesia, para pengendara motor di Malaysia juga doyan menggelar balap liar yang meresahkan masyarakat. 

Situs blog otomotif Paultan.org, mengutip dari Malay Mail Online, menyebutkan, Pemerintah Malaysia berencana membuat semacam sirkuit tertutup yang digelar untuk mengakomodasi hasrat para pebalap liar di jalan raya.

Balap liar 'resmi' itu itu akan digelar di jalanan yang dikondisikan khusus. Modelnya seperti car-free day di Jakarta. Hanya saja, balapan digelar malam hari.

Federal Territories Minister Datuk Seri Tengku Adnan Tengku Mansor mengatakan ide mengorganisasikan balapan “resmi” sebagai tindakan pencegahan atas masalah yang timbul karena balap liar.

Dia juga menjelaskan, Pemerintah Malaysia sebelumnya sudah membuat balapan di trek resmi tapi tidak direspons dengan baik hingga akhirnya balap liar kembali merebak.

“Kami tidak mau balapan ilegal, tapi kami mau mereka untuk balapan di tempat spesifik. Bila mereka mau balapan, tidak apa-apa tapi kami akan memberi mereka tempat di mana kami bisa mengontrol dengan pembatas keselamatan dan sebagainya,” ujar Tengku Adnan.

Sebagian orang melakukan balap liar karena identik dengan taruhan. Keuntungan yang didapat besar hingga dikatakan menggiurkan banyak orang. Tapi selain itu balap liar juga jadi salah satu hiburan malam yang tergolong murah.

“Kami akan menyediakan tempat yang cocok dan kemungkinan kami bakal mengordinasikan keramaian, di mana kami akan punya truk makanan yang menjual makanan dan hal lainnya yang bisa membantu,” kata Tengku Adnan.

Penulis: Febri Ardani Saragih

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help