Pembeli Vespa dan Piaggio Lebih Suka Bayar Tunai

Hal itu menegaskan positioning merek Vespa yang bisa dikategorikan sebagai merek premium, dilihat dari segi harga.

Pembeli Vespa dan Piaggio Lebih Suka Bayar Tunai
TRIBUNNEWS.COM/FAJAR

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI – Para pembeli Vespa dan Piaggio ternyata lebih suka memboyong sepeda motor impiannya secara tunai.

Hal itu menegaskan positioning merek Vespa yang bisa dikategorikan sebagai merek premium, dilihat dari segi harga.

Dari penjelasan Direktur Penjualan dan Pengembangan Jaringan PT Piaggio Indonesia (PID) Igor Pajaitan, usai membuka diler baru di kawasan Pondok Gede, Bekasi, (4/8/2016), hanya 10 persen dari portfolio PID yang dibeli dengan skema kredit.

”Di sinilah, sejak Mei (2016) lalu, kami menggandeng CSF (Central Santosa Finance) untuk memasarkan skuter kami, khususnya Piaggio Liberty dan Medley. Banyak keuntungan yang kami tawarkan, termasuk cicilan sangat rendah, bisa dipotong Rp 250.000 per bulan,” kata Igor.

Selama ini, PID memang belum menggandeng kerjasama secara resmi dengan perusahaan pembiayaan.

Kendati demikian, diler-diler PID sudah melakukan kerjasama sendiri dengan berbagai leasing, mulai Adira Finance sampai Indomobil Finance Indonesia (IMFI).

Konsumen pun boleh memilih perusahaan pembiayaan gandengan diler, namun Igor mengatakan akan ada keuntungan tambahan saat konsumen memilih kredit dengan leasing yang sudah menjalin kerjasama.

”Itu memang pilihan konsumen. Tapi khusus untuk Liberty dan Medley, ada fasilitas luar biasa yang ditawarkan oleh CSF,” tegas Igor.

Harga motor-motor Vespa dan Piaggio memang tak sebanding jika dijajarkan dengan motor-motor Jepang.

Paling murah, Vespa S 125 yang dibanderil Rp 29,9 juta on the road Jabodetabek. Rata-rata sudah di atas Rp 30 juta, bahkan beberapa line up menyentuh angka Rp 40juta - Rp 55 jutaan.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help