Tahun Ini Diprediksi Ada 180 Ribu Orang Tak Berminat Beli Sepeda Motor

Diperkirakan bakal ada lebih banyak orang yang tidak berminat beli motor tahun ini dibanding tahun lalu.

Tahun Ini Diprediksi Ada 180 Ribu Orang Tak Berminat Beli Sepeda Motor
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Motor Bekas: Seorang pria mengamati sejumlah motor bekas yang dijual di jalan Tamrin, Kota Semarang, Jateng, Selasa (16/7/2013). Jelang Lebaran 2013 penjualan motor bekas meningkat 40 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai 200 unit motor tiap bulannya. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Diperkirakan bakal ada lebih banyak orang yang tidak berminat beli motor tahun ini dibanding tahun lalu.

Sebabnya setidaknya ada empat hal menurut Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).

“Ada beberapa penyebab penjualan motor tertahan,” ujar Sigit Kumala di Jakarta (10/10).

“Pertama harga minyak dunia mengalami kenaikan. Kedua harga bensin juga mengalami kenaikan, Pertalite sekarang sudah Rp 7.500 dari Rp 6.900. Ketiga tarif listrik naik dalam tiga kali,” papar Sigit.

Lalu yang paling signifikan adalah yang disebut Sigit dengan nilai tukar petani.

Baca: Ini Kisah Anak Penjual Kopi Keliling Berhasil ke Kanada

“Nilai tukar petani menurun. Maksudnya, dia beli pupuk harganya segitu. Ketika menjual hasil panen, dibanding semua biaya, marginnya mengecil.”

“Sehingga untuk membeli motor sebagai barang sekunder agak berkurang,” lanjutnya.

Lalu berapa prediksi penjualan total se-Indonesia 2017 ini? “Sekitar 5,750 juta unit. Turun dibanding 2016 yang 5,931  juta unit,” kata Sigit.

“Tetapi harapannya, akan ada panen besar dalam waktu dekat ini,” pungkas Sigit.

Nah, itu berarti jumlah orang yang enggak beli motor tahun ini bertambah sekitar 180 ribu orang.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help