Pertamina Revisi Harga BBM Non Subsidi, Naiknya Rp 500/Liter

Harga bahan bakar Pertalite dan Pertamax series naik lagi dan berlaku untuk semua wilayah.

Pertamina Revisi Harga BBM Non Subsidi, Naiknya Rp 500/Liter
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas SPBU berkebaya melakukan proses pengisian bahan bakar minyak kepada pengendara mobil di SPBU Coco Pertamina Jalan Putri Hijau Medan, Sumatera Utara, Jumat (21/4/2017). PT Pertamina MOR I memberikan gratis sebanyak 1 liter kepada pelanggan perempuan yang mengisi BBM produk Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite yang dapat menyanyikan lagu nasional "Ibu Kita Kartini". TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harga bahan bakar Pertalite dan Pertamax series naik lagi dan berlaku untuk semua wilayah.

Mulai tanggal 11 Oktober 2017, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar khusus (BBK).

Kenaikan harga BBK tidak berlaku untuk Premium dan Solar.

Hanya bahan bakar tipe Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Racing, Dexlite, dan Pertamina Dex yang mengalami kenaikan.

Baca: Sakit Hati Karena Alasan Ini, Seorang Guru Benturkan Kepala Muridnya ke Tembok

Menurut VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito kenaikan harga dilakukan mengikuti tren harga minyak mentah yang mulai naik.

"Kenaikan kita sudah mulai per 10 Oktober 2011, faktornya karena harga minyak yang makin tinggi. Naiknya di tiap wilayah tapi beda-beda dengan kisarannya itu hampir Rp 500," ucap Adiatma.

Menurut Adiatma, pengaruh besar kenaikkan harga BBK selain dari harga minyak dunia juga dari nilai tukar dollar. Karena itu tiap dua bulan biasanya akan dilakukan evaluasi lagi.

"Kalau harga minyak turun dan kurs rendah bisa turun lagi harga BBK-nya," ucap Adiatma.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Motor Plus
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help