Nissan Dilanda Skandal Teknisi, Produksi Mobilnya di Jepang Distop Sementara

Nissan menyatakan, penyelidikan pihak ketiga juga menemukan bukti baru bahwa staf inspeksi belum dilatih dengan benar.

Nissan Dilanda Skandal Teknisi, Produksi Mobilnya di Jepang Distop Sementara
HANDOUT
Ujicoba teknologi swakemudi ProPILOT yang disematkan Nissan pada sedan sport INFINITI Q50 di jalanan Kota Tokyo. 

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Nissan Motor Co Ltd menghentikan sementara sebagian produksi mobil di dalam negerinya lantaran ada masalah teknisi yang tidak bersertifikat dalam proses produksi.

Teknisi yang tidak bersertifikat itu menangani inspeksi akhir dalam proses produksi dalam beberapa dekade tarakhir.

Produksi akan kembali dijalankan setelah ada izin Kementerian Perhubungan Jepang mengenai perubahan prosedur inspeksi.

Nissan menyatakan, penyelidikan pihak ketiga juga menemukan bukti baru bahwa staf inspeksi belum dilatih dengan benar.

Investigasi tersebut menemukan Nissan membocorkan pertanyaan tes kepada peserta ujian.

"Artinya perusahaan gagal mengajarkan kepada peserta pelatihan dengan waktu yang telah ditentukan," seperti keterangan rilis dari Nissan yang diterima Reuters, Selasa (7/11/2017).

Dalam dokumen yang diberikan ke Kementerian Transportasi Jepang, Nissan mengatakan, pihaknya sedang melatih ulang para teknisi.

Perusahaan ini juga menguji kembali inspektur (pemeriksa) dan telah mengoreksi inkonsistensi antara rencana manual operasi pabrik dengan rencana kegiatan produksi.

Baca: Profil Tenor.com, Perusahaan yang Dituding Pasok Konten Porno di Whatsapp

Baca: Lintasarta Ajak Mahasiswa di 3 PTN Ini Berbisnis Lewat Startup

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help