AHM Ajak Siswa Tanam 8.500 Mangrove di ‎Pesisir Muara Gembong

Penanaman mangrove diharapkan dapat mencegah abrasi laut dan berfungsi sebagai green belt dalam menghidupkan kembali lahan hutan produktif.

AHM Ajak Siswa Tanam 8.500 Mangrove di ‎Pesisir Muara Gembong
HANDOUT
Kegiatan tanam mangrove di Kampung Beting, Desa Pantai Bahagia Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak 150 siswa yang tergabung dalam Sahabat Satu Hati dan kelompok pecinta lingkungan ‘Save Mugo’ melakukan aksi penanaman 8.500 pohon mangrove di ‎pesisir pantai Muara Gembong, Bekasi Utara, Sabtu (11/11/2017).

Aksi tanam mangrove ini mengusung tema “Semangat Satu Hati Hijaukan Bumi" dan dipusatkan di Kampung Beting, Desa Pantai Bahagia Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Siswa yang terlibat berasal dari SMK binaan AHM seperti SMK Hijau Muda Cikarang Utara, SMK Smart Bekasi, SMKN 1 Setu Bekasi, SMK Al Amin Cibarusah, SMK Mitra Industri MM2100 serta Sahabat Satu Hati dari Honda Adventure Team,karyawan AHM.  

Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan program penanaman mangrove di Muara Gembong dilakukan AHM sejak 2015. Saat ini Mangrov yang ditanam sudah tumbuh dan memberikan manfaat bagi habitat yang ada di sana maupun untuk masyarakat yang membuat olahan dari mangrove.

Baca: Dari Vietnam, Jokowi Terbang ke Manila Hadiri KTT ASEAN

"Kali ini, kami datang dan kembali melakukan perluasan penanaman hutan Mangrove Muara Gembong bersama anak-anak muda para Sahabat Satu Hati. Kami ingin melanjutkan upaya berkesinambungan memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus menginspirasi siswa untuk terus semangat melestarikan alam di masa mendatang, " ujar Muhibbuddin.

Penanaman mangrove diharapkan dapat mencegah abrasi laut dan berfungsi sebagai green belt dalam menghidupkan kembali lahan hutan produktif.

Kegiatan ini didukung anak perusahaan AHM, PT Mushasi Autoparts Indonesia, PT Showa Indonesia Manufacturing, PT Suryaraya Rubberindo Industries dan PT Yutaka Manufacturing Indonesia.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help