Pertamina Ajak Pebalap Indonesia Tradisikan Aman Berkendara

Acara yang dikemas dalam bentuk sharing session ini menyajikan diskusi cara berkendara yang baik dari pebalap nasional.

Pertamina Ajak Pebalap Indonesia Tradisikan Aman Berkendara
HO
PT Pertamina (Persero) mengajak pebalap senior Indonesia, Doni Tata dan Rifat Drive Labs menggelar acara Coaching Clinic Safety Riding di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (22/2/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) mengajak pebalap senior Indonesia, Doni Tata dan Rifat Drive Labs menggelar acara Coaching Clinic Safety Riding di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Vice President HSE Management System, Iwan Jatmika mengatakan, kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan budaya aman dan nyaman berkendara di jalan raya.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengisi bulan K3 sekaligus bentuk kepedulian perusahaan terhadap mitra dan konsumen, khususnya pengendara motor.

"Pertamina terus menerus mengedukasi masyarakat agar memahami bagaimana cara menggunakan kendaraan yang aman dan nyaman," ujar Iwan Jatmika.

Acara yang dikemas dalam bentuk sharing session ini menyajikan diskusi cara berkendara yang baik dari pebalap nasional.

“Pengalaman malang melintang selama ini di dunia balap akan menjadi tips yang penting dan menarik bagi pengguna kendaraan agar terhindar dari resiko kecelakaan, khususnya saat berada di jalan raya," ungkapnya.

Baca: Mantan CEO OLX Mendaftar Jadi Caleg PSI

Baca: Banyak Dipakai di Sektor Konstruksi: New Generation Ranger FM 260 JD, Truk Paling Laris Hino di 2017

Coaching Clinic Safety Riding
PT Pertamina (Persero) mengajak pebalap senior Indonesia, Doni Tata dan Rifat Drive Labs menggelar acara Coaching Clinic Safety Riding di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Salah satu penyebab masih tingginya resiko di jalan raya adalah kurangnya pemahaman pengendara bagaimana cara berkendara yang baik dan aman. Banyak pengendara sepeda motor yang tidak memperdulikan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Menurut Iwan, berdasarkan data di DKI, 75 persen kecelakaan lalin melibatkan sepeda motor, dimana pada tahun 2017 menelan 331 jiwa korban meninggal. Mereka rata-rata usia 21-30 atau usia produktif, masa merintis karier.

Halaman
123
Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help