Kustom Fest 2018 Resmi Dibuka: Tema yang Diangkat Menyentil Tahun Politik, 'Color of Difference'

Karya motor kustom dari peserta yang masuk sangat beragam. Ini selaras pula dengan tema yang diangkat yakni 'Color of Difference'

Kustom Fest 2018 Resmi Dibuka: Tema yang Diangkat Menyentil Tahun Politik, 'Color of Difference'
IST
Ajang pesta motor kustom terbesar se-Asia Tenggara, Kustomfest 2018, resmi dibuka hari ini di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, dikuti 145 peserta dari seluruh Indonesia, Sabtu (6/10/2018). Ajang ini berlangsung sampai Minggu (7/10/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ajang pesta motor kustom terbesar se-Asia Tenggara, Kustomfest 2018, resmi dibuka hari ini di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, dikuti 145 peserta dari seluruh Indonesia, Sabtu (6/10/2018). Tahun ini peserta yang mendaftar membludak, melebihi ekspektasi panitia.

Lulut Wahyudi, Direktur Kustom Fest 2018 mengatakan, panitia semula hanya menyiapkan venue untuk130 peserta. Namun berdasarkan hasil penilaian panitia, 145 motor kustom berbagai aliran dinyatakan lolos dan berhak tampil.

Untuk total jumlah peserta yang mendaftar ke panitia hampir dua kali lipat dari yang tampil di pameran ini. "Dari hasil seleksi, ada hampir setengah dari jumlah yang mendaftarkan belum lolos ikut," ungkap Lulut Wahyudi.

Lulut menjelaskan, karya motor kustom dari peserta yang masuk sangat beragam dari beragam aliran pula. Ini selaras pula dengan tema yang diangkat yakni 'Color of Difference'.

Tema ini diangkat sekaligus untuk menyampaikan pesan kepada audiens bahwa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar seperti saat ini karena disatukan oleh berbagai keragaman suku, bahasa, agama dan ras.

"Tahun 2019 adalah tahun panas, tahun politik, panasnya sudah terasa di tahun ini. Orang-orang mulai terkotak, mulai berbicara mereka dan kami. Maka itu penyelenggaraan Kustom Fest 2018 ini berusaha me-remind lagi bahwa kita bangsa yang besar yang dilahirkan dari berbagai perbedaan budaya, suku, agama, dan ras. Kita mengangkat tema tahun ini Color of Difference," ungkap Lulut Wahyudi.

Baca: Cerita Karya Gita Savitri Ini Dfilmkan Setelah Versi Novelnya Laku 100.000 Eksemplar

Kustom Fest 2018 kali ini semakin meriah karena kehadiran peserta dari belasan negara. Diantaranya dari Jepang, Finlandia dan Amerika Serikat.

Kustom Fest 2018
Motor kustom Royal Enfield T-XX Interceptor karya builder Thrive Motor Co, Jakarta, mendebut di ajang Kustom Fest 2018 di Jogja Expo Center, Yogyakarta, Sabtu-Minggu (6-7/10/2018). Motor ini menggunakan basis moge anyar yang baru diluncurkan Royal Enfield di pasar Amerika Serikat September 2018 lalu, Royal Enfield Interceptor INT 650.

Selain mengkompetisikan motor kustom aneka aliran, dan ekisibisi motor kustom karya para builder Tanah Air, ajang ini Kustom Fest 2018 juga dimeriahkan oleh booth esksibisi motor sebagai peserta.

Diantaranya booth Royal Enfield yang memajang line motor terbaru serta motor T-XX Interceptor yang merupakan motor versi kustom menggunakan motor terbaru keluaran Royal Enfield Interceptor INT 650 yang dua pekan lalu produknya meluncur perdana di pasar Amerika Serikat.

Booth Royal Enfield di ajang pesta motor kustom terbesar se-Asia Tenggara 'Kustomfest 2018' di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, Sabtu-Minggu (6-7/10/2018).
Booth Royal Enfield di ajang pesta motor kustom terbesar se-Asia Tenggara 'Kustomfest 2018' di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, Sabtu-Minggu (6-7/10/2018). (IST)

Kustom Fest 2018 juga dimeriahkan dengan pameran die cast, mobil-mobil klasik dan kustom, produk kustom dan apparel serta show musik.

Ajang ini akan berlangsung sampai hari Minggu (7/10/2018) besok dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help