Alasan Grup Bakrie Pilih BYD Auto Jadi Partner Pengembangan Bus Listrik

"Semua tahu siapa dan bagaimana reputasi BYD sebagai produsen kendaraan listrik,” ungkap Dino.

Alasan Grup Bakrie Pilih BYD Auto Jadi Partner Pengembangan Bus Listrik
IST
Bus listrik BYD ukuran medium saat diperkenalkan Bakrie & Brothers di acara Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua, Bali, Oktober 2018. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kelompok usaha PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) kini memasuki babak baru di industri otomotif dengan memasarkan bus listrik di Indonesia mulai awal tahun 2019. Bus listrik ini merupakan kolaborasi antara BNBR dengan BYD Auto Ltd, perusahaan produsen bus listrik terbesar di China saat ini.

Dua unit bus listrik, masing-masing bus besar berukuran 12 meter dan bus sedang ukuran 7 meter sudah dipamerkan di perhelatan Pertemuan Tahunan Bank Dunia dan IMF di Nusa Dua, Bali, pekan lalu.  

Di dunia, saat ini sudah cukup banyak perusahaan yang memproduksi dan memasarkan bus listrik, sa;ah satunya adalah pabrikan otomotif terkemuka asal Swedia, Volvo Bus.

Lalu apa alasan BNBR menggandeng BYD Auto Ltd. sebagai partner bisnis?

CEO PT Bakrie Autoparts Dino Ryandi menjelaskan, ihwal latar belakang dipilihnya BYD Auto sebagai mitra strategis dalam pengembangan lini bisnis baru BNBR.

“Kalau orang di segala penjuru dunia bicara soal kendaraan listrik, nama BYD pasti melekat. Semua tahu siapa dan bagaimana reputasi BYD sebagai produsen kendaraan listrik,” ungkap Dino.

Bus listrik
Kabin bus listrik BYD versi bus kota ukuran 12 meter yang diperkenalkan Bakrie & Brothers di acara Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua, Bali, Oktober 2018.

Selama ini BYD Auto memang dikenal sebagai salah satu produsen bus listrik terkemuka di Tiongkok.

Merek yang bermarkas di Kota Shenzhen ini sudah mengekspor banyak bus listrik ke berbagai negara, termasuk ke sejumlah negara di Eropa dan Amerika Utara.

Baca: Konsumen Ini Curhat Nasib Uangnya yang Sudah Disetor Untuk Beli Apartemen di Meikarta

BYD merupakan kependekan dari ‘Build Your Dreams’. Saat ini BYD Auto mempekerjakan hampir 180.000 karyawan dan memiliki 22 kawasan industri di dunia dengan total area seluas 17.000.000 meter persegi.

BYD saat ini juga serius melakukan ekspansi pasar ke luar China dengan menggarap pasar bus di
Eropa dengan membuka pabrik bus di Hungaria dan sudah beroperasi sejak April 2017 dan satu pabrik bus lainnya di Bauvails, Perancis.

Halaman
12
Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved