Testimoni Bikers Setelah Ngegas Bareng Ban Radial Blaze RS dan Blaze RX dari FDR

"Selama perjalanan dari Surabaya menuju Malang Selatan dengan melintasi berbagai kondisi dan kontur jalan, performanya oke," kata Anton.

Testimoni Bikers Setelah Ngegas Bareng Ban Radial Blaze RS dan Blaze RX dari FDR
IST
Tiga dari 15 bikers dari sejumlah komunitas motor di Jawa Timur yang berkesempatan ngetes ban radial terbaru Blaze RS dan Blaze RX dari FDR menempuh rute touring dari Kota Surabaya menuju pesisir Malang Selatan, Jumat (9/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah bikers dari beberapa komunitas anak motor di Jawa Timur mengungkapkan pengalamannya menggunakan ban radial terbaru Blaze RS dan Blaze RX dari FDR setelah selama sehari penuh menjajal performa ban ini melalui rangkaian kegiatan touring FDR Day 2019.

Acara ngetes ban bareng lintas komunitas ini menempuh rute panjang, Surabaya-Sidorarjo-Kota Malang dan mengakhiri perjalanan di wilayah pesisir Malang Selatan di kawasan Pantai Clungup, di Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Sabtu (9/3/2019). 

Anton dari komunitas Byson Yamaha Owner Indonesia Club (Byonic) Surabaya mengatakan, berdasarkan hasil pengetesan dirinya merasa cukup puas dengan performa ban ini.

"Selama perjalanan dari Surabaya menuju Malang Selatan dengan melintasi berbagai kondisi dan kontur jalan, performanya oke," kata Anton.

"Melintasi jalan berkelok dengan kecepatan tinggi kalau pakai ban biasa biasanya sering ngesot dan getar, tapi pakai ban ini relatif stabil. Aspek pengereman saat dipakai melaju di jalan basah saat hujan juga bagus," imbuhnya.

FDR DAY 2019__6
Perwakilan bikers usai memberikan testimoni pengalaman mengetes ban radial terbaru Blaze RS dan Blaze RX dari FDR menempuh rute touring dari Kota Surabaya menuju pesisir Malang Selatan, berpose bareng manajemen PT Suryaraya Rubberindo Industries, produsen ban FDR, di gelaran FDR Day 2019 di Kota Batu, Malang, Sabtu (10/3/2019).

Arif dari komunitas CBR Club Indonesia Surabaya mengatakan ban Blaze RS yang digunakan di motor CBR-nya cukup bagus dipakai untuk cornering.

Baca: Astra UD Trucks Kenalkan Kuzer ke Pengusaha Transportasi di Kopdar Solo Raya Truck Community

"Begitu juga dipakai ngebut juga enak. Tapi saat turun hujan saya kurang berani untuk eksplor performa ban ini karena saya belum beradaptasi maksimal," ujar Arif.

Baik Anton maupun Arif, keduanya berharap ke depan FDR bisa merilis ban Blaze RS dan Blaze RX dengan ukuran yang lebih besar yakni ukuran 150 seperti biasa digunakan motor-motor sport dengan kapasitas mesin 150 atau 250 cc. 

Baca: Pengusaha Logistik Ini Senang Pakai Tata Ultra 1012 Karena Ruang Kargonya yang Jumbo

"FDR dikenal sebagai ban yang nempel dengan permukaan jalan. Tapi perbedaan untuk ban depan dan belakang terlalu kecil. Kita pengennya ada ban ini yang ukurannya lebih besar, 150," ungkap Anton.

Freestyler_2
Atraksi freestyler di gelaran FDR Day 2019 di Kota Batu, Malang, Sabtu (10/3/2019).

Merespon masukan tersebut, Sales & Marketing FDR Division Head PT Surayaraya Rubberindo Industries, produsen ban FDR di acara FDR Day 2019, Sabtu (9/3/2019) berjanji ke depan akan merilis varian ban Blaze RS dan Blaze RX dengan ukuran lebih besar dari varian yang dirilis saat peluncuran nanti di arena IIMS 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, bulan April 2019 nanti.

Zandhy menjelaskan, Blaze RS dan Blaze RX adalah ban radial pertama yang diluncurkan FDR dan untuk sementara ini baru dihadirkan dengan ukuran 120/65 R17 TL dan 140/60 R17 TL.

Baca: Suzuki GSX-R150 Juga Ditawarkan dalam Varian Matt Edition

Ban ini dirancang menggunakan intermediate compound untuk para pengguna motor sport yang menginginkan performa lebih. Teknologi radial yang diaplikasikan pada pembuatan ban ini membuat keduanya lebih ringan dari segi bobot ban tapi kokoh. Dengan speed symbol H, Blaze RS dan Blaze RX tetap aman dipacu hingga kecepatan maksimal di atas 200 kilometer per jam.

Sebelumnya, FDR pernah juga menggelar kegiatan pengetesan ban dengan melibatkan komunitas bikers lewat kegiatan touring bareng.

Seperti dilakukan September 2018 lalu, FDR mengajak sejumlah komunitas motor dari Bali untuk mencoba ban Maxtreme dengan touring menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat, menempuh perjalanan kurang lebih 350 km disertai kegiatan penyerahan bantuan kepada korban bencana gempa di sana.

Ban FDR Maxtreme adalah ban harian dengan tampilan supermoto yang menggunakan intermediate compound untuk penggunaan di jalan aspal, tanah kering dan jalan berbatu.
 

Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved