Senin, 27 April 2015
Tribun Pemilu 2014

Pileg-Pilpres Serentak: Faktor Keamanan Harus Dihitung Secara Matang

Kamis, 23 Januari 2014 20:17 WIB

Pileg-Pilpres Serentak: Faktor Keamanan Harus Dihitung Secara Matang
net
Sigit Pamungkas, komisioner KPU

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tak bisa dipungkiri, faktor keamanan menjadi penting dalam penyelenggaraan pemilu. Dalam pelaksanaan pemilu serentak 2019 (legislatif dan presiden) jaminan keamanan harus lebih matang dari pemilu sebelumnya.

"Pemilu serentak akan menjadi Pemilu pertama. Maka intensitas atau kegentingan keamanannya akan berbeda ketika pemilu itu terpisah (pileg dan pilpres)," ujar komisioner KPU, Sigit Pamungkas di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Kamis (23/1/2014).

Menurutnya, dalam pemilu serentak ini, partai politik, calon legislatif dan calon presiden dan wakil presiden akan dilakukan di saat bersamaan. Sebagai peserta pemilu, mereka akan berjibaku memenangkan pertarungan dengan segala cara.

Sigit memprediksi, kekuatan peserta pemilu yang biasanya terpecah untuk pileg dan pilpres, kini harus fokus dalam waktu bersamaan di pemilu serentak. Otomatis, mereka akan mengeluarkan kekuatannya demi menjadi pemenang.

"Karena segenap kekuatan yang berhasrat mengenai poltik, bakal mengerahkan sumber dana yang mereka milik, baik uang dan orang dalam waktu yang bersaman," tambahnya.

Sigit menambahkan, putusan Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan pelaksanaan pemilu serentak ini, berimplikasi positif, salah satunya pada postur anggaran yang dibiayai negara akan lebih hemat.

Alasannya, dalam pemilu serentak, anggaran yang biasanya digunakan untuk dua kali pemilu, digabung hanya menjadi sekali pemilu. Berbeda dari tahun 2014, di mana KPU harus memisahkan anggaran untuk Pileg dan Pilpres.

Halaman12
Penulis: Y Gustaman
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas