Minggu, 23 November 2014
Tribun Pemilu 2014

KPU Keluhkan Kecilnya Honor Petugas KPPS

Rabu, 12 Februari 2014 11:09 WIB

KPU Keluhkan Kecilnya Honor Petugas KPPS
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Anggota Komisi Pemilihan Umum, Hadar Nafis Gumay

 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendekati hari pemungutan suara 9 April 2014, Komisi Pemilihan Umum sudah bergerak merekrut Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang ditempatkan di Tempat Pemungutan Suara. Mereka mengeluhkan, honor KPPS kecil dibanding pemilu lalu.

"KPPS mulai direkrut. Tapi honor mereka lebih kecil dari pemilu sebelumnya, sekitar Rp 450 ribu," kata komisioner KPU Hadar Nafis Gumay kepada wartawan di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2014).

Dalam pemilu kali ini, petugas KPPS di TPS berjumlah tujuh orang. Rekrutmen mereka dilakukan sebulan selum pemungutan suara.  Honor KPPS yang lebih kecil membuat mereka harus kerja bakti dengan tugas yang berat di TPS.

Hadar menjelaskan, petugas KPPS akan bekerja sebulan menyiapkan proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS, dan efektif bekerja dua minggu. KPU sudah meminta pemerintah menaikkan honor KPPS karena di pilkada ada yang menerima Rp 750 ribu.

Meski honor kecil, KPU tetap akan membuat standar agar anggota KPPS berkualitas. Rekrutmen anggota KPPS akan dilakukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat kelurahan atau desa, dengan supervisi KPU Kabupaten atau Kota.

Penulis: Y Gustaman
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas