• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribun Pemilu 2014

Fenomena Jokowi tak Bisa Dibendung

Selasa, 18 Februari 2014 14:36 WIB
Fenomena Jokowi tak Bisa Dibendung
Warta Kota/Henry Lopulalan
Seorang perserta aksi dari Barisan Relawan Jokowi Presiden membacakan deklarasi dukungan kepada Joko Widodo untuk menjadi Calon Presiden 2014 di Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (16/2/2014). Kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut untuk mendukung Jokowi sebagai calon presiden pada pemilu 2014. (Warta Kota/Henry Lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jajak pendapat terbaru yang  dirilis lembaga survei makin mengokohkan PDIP sebagai parpol terbanyak yang didukung rakyat Indonesia.

Jika pemilu digelar hari ini, PDIP akan digjaya di nomor wahid dengan dukungan 19 persen lebih, sedangkan Golkar di posisi runner up dengan 17 persen. Sebaliknya Demokrat "terkubur" di luar posisi tiga besar.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi memprediksikan semakin moncernya elektabilitas PDIP diberbagai survei pasti akan meluluhkan pendapat elit-elit PDIP dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo sebagai calon presiden yang akan diusung partai berlambang banteng moncong putih itu.

Belum lagi sinyal yang dilontarkan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputeri beberapa waktu lalu yang menyebut bisa saja pendeklarasian capres dilakukan sebelum pemilu legeslatif.

Semula, Megawati maupun elit-elit PDIP selalu bilang soal capres yang akan disokong PDIP diserahkan pada Megawati dan akan diumumkan setelah pemilu legeslatif.

"Dalam politik, timing menjadi hal yang penting dicermati mengingat perubahan situasi dan kondisi yang begitu cepat. Kejengahan rakyat akan tipikal kepemimpinan sekarang dan beralihnya idola masyarakat akan Jokowi hendaknya dijadikan pegangan PDIP," kata Ari Junaedi kepada Tribunnews.com, Selasa (18/2/2014). 

"Fenomena Jokowi tidak bisa dibendung lagi, PDIP harus merespon cepat. Baru di pemilu sekarang, ada nama kader partai lain tetapi ramai-ramai didukung parpol lain. Lihat saja Demokrat yang gagal menarik Jokowi di pentas konvensi serta PPP yang mulai menyuarakan nama Jokowi sebagai kandidat capres dari partai belambang Kabah," katanya.

Pengajar Program Pascasarjana UI, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Dr Soetomo Surabaya dan Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta ini, menegaskan, Jokowi merupakan aspirasi keinginan rakyat kebanyakan. Rakyat sudah kadung merindukan tipe pemimpin biasa-biasa saja tetapi sanggup melakukan hal-hal yang luar biasa.

"Tipe pemimpin seperti ini ada pada Jokowi," Ari Junaedi meyakini.

Editor: Rachmat Hidayat
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
12 KOMENTAR
2944702 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Dali Tahir-Jumat, 21 Februari 2014 Laporkan
    Komentar yang masuk akal dan benar
  • jo hant-Kamis, 20 Februari 2014 Laporkan
    BOSEN DAH..MENDING PILIH PRABOWO YG SUDAH PASTI.
  • Teguh Sukardjo-Rabu, 19 Februari 2014 Laporkan
    wong jowo bergerak sak suworo kanggo jokowi..RI1...
  • Asep Wahyudin-Rabu, 19 Februari 2014 Laporkan
    Benarkah Jokowi orang yang biasa-biasa saja tapi mampu melakukan hal-hal yang luar biasa? bermodal populeritas bukanlah hal yang luar biasa pak! berhasilkah ia membangun solo hingga menjadi kota yang sejahtra? berhasilkah ia membangun jakarta? ia baru berhasil menjadikan dirinya populer dan dianggap "nabi" bagi pemujanya.
  • alang alang-Rabu, 19 Februari 2014 Laporkan
    hati2 dgn partai yg akan nebeng jkwi...
  • Heru Hartanto-Selasa, 18 Februari 2014 Laporkan
    pdip mau mensalon kan yang banci mbok?
  • kaseeya atallah-Selasa, 18 Februari 2014 Laporkan
    Pengajar Program Pascasarjana UI, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Dr Soetomo Surabaya dan Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta ini, menegaskan, Jokowi merupakan aspirasi keinginan rakyat kebanyakan. Rakyat sudah kadung merindukan tipe pemimpin biasa-biasa saja tetapi sanggup melakukan hal-hal yang luar biasa.
    "Tipe pemimpin seperti ini ada pada Jokowi,"Ari Junaedi meyakini.
    http://m.tribunnews.com/pemilu-2014/2014/02/18/fenomena-jokowi-tak-bisa-dibendung
    #############
    KAPABILITAS BISA DILIHAT DARI PERJALANAN KARIR MULAI DARI WALIKOTA SOLO PERIODA DNG PEROLEHAN SUARANYA HANYA 39 %,KEMUDIAN TANPA KAMPANYE PERIOEDE KEDUA PEROLEHAN SUAARANYA MENCAPAI 98 %,MAJU SEBAGAI GUBERNUR DKI BERSAMA AHOK MENANG DNG CUKUP SIGNIFIKAN,PUNYA NYALI DAN KEBERANIAN MENG-EKSEKUSI PKL,WADUK,WADUK ,KJS,KJP,MONORAIL,MRT DAN RIBUAN PROGRAM LAINYA YG SEBELEUMNYA HANYA SEKEDAR WACANA DAN RENCANA,MEMANG .
    DLM PERJALANANYA BANYAK TERJEGAL DNG KEWENANGAN PUSAT dan DPRD ,TAPI JALAN TERUS JOKOWI-AHOK MENEROBOS SEMUA HALANGAN ,TERMASUK KORDINASI DNG PROPINSI LAIN YG SEBELUMNYA BELUM PERNAH TERJAD SEBELKUMNYA I,BANYAK TEMUAN YG DIDAPAT DARI HASIL BLUSUKAN BENDUNGAN KATULAMPA DAN SUNGAI CISADANE BLM PERNAH DINORMALISASI SELAMA PULUHAN TAHUN YG MERUPAKAN KEWENANGAN PUSAT.
    PERLU STAMINA DAN KECERDASAN TINGGI UNTUNG MEMUTUSKAN SUATU PROGRAM DNG BIAYA YG TIDAK KECIL ,TERMASUK KORDINASI DNG PEMANGKU KEPENTINGAN.
    DINOBATKAN SEBAGAI WALIKOTA ERBAIK DUNIA, TOKO TERKEMUKA DUNIA,TOKOH PLURALIS,.TOKOH ANTI KORUPSI,TOKOH GOOD GOVENANCE DNG NCT SYSTEM UTK PENCEGAHAN KORUPSI DNG .SYSTEM APBD NAIK HAMPIR 300% , 72 TRIYUN
    ###########################

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usai menandatangani Sertijab pejabat Eselon II yang dilantik siang ini, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memberi teguran dan peringatan kepada semua Pejabat yang baru dilantik.
    "Dalam bekerja sehari-hari, saya harap jangan menyajikan hal yang basa-basi, semu seremonial. Saya tahu semua mana yang benar dan serius, konkrit, nyata. Itu kelihatan semua karena setiap hari saya di lapangan," ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi dalam acara yang dilaksanakan di Balai Kota, Jakarta, Rabu (12/2/2014).
    Sebab, selama ini Jokowi melihat sejumlah pekerjaan yang ada di lapangan tidak sejalan dengan laporan yang disampaikan oleh anak buahnya.
    "Ada juga yang lapor ke saya sudah beres pak sudah bagus pak, seremonial baik, tapi di lapangan tidak terealisasikan," kata Jokowi.
    Mantan Walikota Solo ini melanjutkan, bagi pejabat yang baru dilantik ini tidak menjalankan sesuai dengan keinginan masyarakat, maka ia memastikan mereka akan tertinggal arus. Bagi yang tertinggal, maka posisi tentu akan terancam.
    "Tapi kalau tidak ikuti keinginan masyarakat, bapak ibu ditinggal oleh kereta seperti yang saya sampaikan setahun lalu," kata Jokowi

    ##################

    bandingkan dgn semua gubernur maupun pejabat pusat lainnya, betapa JokoHok sdh banyak melakukan terobosan, semua demi rakyat.. Kartu Jakarta Sehat (mendahului JSKN), Kartu Jakarta Pintar, normalisasi waduk Pluit/Ria-rio, perbaikan rumah air/tanggul/dsb, memutuskan MRT/Monorel/JLNT, lelang jabatan Lurah/Walikota/Dinas dll, tertib anggaran & pembelian brg/jasa, kerjasama dgn KPK/Jaksa utk bersihkan koruptor & para maling, menggalang partisipasi swasta utk bantu DKI melalui CSR, penertiban pajak masukan utk kas DKI, penertiban PKL & rumah kumuh dgn relokasi ke Rusun, mencari investor besar utk industri hi-tech (Foxcon) utk membuka lapangan kerja seluasnya, dll.. Semoga anda mendapat pencerahan dan dibukan hati+pikiran yg positif.. InsyaaAllah..
  • kaseeya atallah-Selasa, 18 Februari 2014 Laporkan
    Setiap bln paket data ku 90 rb ku amal kan asal jokowi jd presiden.amin YRA
  • Cezzy Huaerow-Selasa, 18 Februari 2014 Laporkan
    Betul sekali..!! Rakyat sudah bosan di cekoki kebohongan.Rakyat menginginkan seorang pemimpin yg jujur apa adanya. hanya sosok Jokowilah yg pantas membawa perubahan bangsa...!! Bravo Jokowi capres 2014...!!
  • jonaidisalad-Selasa, 18 Februari 2014 Laporkan
    pak jokowi pilihan rakyat saya pilih karena kinerjanya luar biasa saya tdk pernah ikut ikutan kalau pak jokowi dicapreskan saya akan ikut gelorakan pilihan presiden pd pak jokowi rugi besar rakyat ini jika tdk dukung jokowi jadi presiden apapun akan kita korbankan untuk dukung jokowi jadi presiden, saatnya rakyat merdeka.
  • BRAVO-Selasa, 18 Februari 2014 Laporkan
    PRIBADI JAOKOWI MENCERMINKAN NILAI KEBANGSAAN DAN KERAKYATAN YG BERKETUHANAN SESUAI PANACSILA GAK NEKO-NEKO,GAK BESAR KEPALA DAPAT PUJIAN KRN MEMANG KEWAJIBAN SESUAI DENGAN AJARAN SOEKARNO &HATTA;:KAPABILITAS BISA DILIHAT DARI PERJALANAN KARIR MULAI DARI WALIKOTA SOLO PERIODA DNG PEROLEHAN SUARANYA HANYA 39 %,KEMUDIAN TANPA KAMPANYE PERIOEDE KEDUA PEROLEHAN SUAARANYA MENCAPAI 98 %,MAJU SEBAGAI GUBERNUR DKI BERSAMA AHOK MENANG DNG CUKUP SIGNIFIKAN,PUNYA NYALI DAN KEBERANIAN MENG-EKSEKUSI PKL,WADUK,WADUK ,KJS,KJP,MONORAIL,MRT DAN RIBUAN PROGRAM LAINYA YG SEBELEUMNYA HANYA SEKEDAR WACANA DAN RENCANA,MEMANG .
    DLM PERJALANANYA BANYAK TERJEGAL DNG KEWENANGAN PUSAT dan DPRD ,TAPI JALAN TERUS JOKOWI-AHOK MENEROBOS SEMUA HALANGAN ,TERMASUK KORDINASI DNG PROPINSI LAIN YG SEBELUMNYA BELUM PERNAH TERJAD SEBELKUMNYA I,BANYAK TEMUAN YG DIDAPAT DARI HASIL BLUSUKAN BENDUNGAN KATULAMPA DAN SUNGAI CISADANE BLM PERNAH DINORMALISASI SELAMA PULUHAN TAHUN YG MERUPAKAN KEWENANGAN PUSAT.
    PERLU STAMINA DAN KECERDASAN TINGGI UNTUNG MEMUTUSKAN SUATU PROGRAM DNG BIAYA YG TIDAK KECIL ,TERMASUK KORDINASI DNG PEMANGKU KEPENTINGAN.
    DINOBATKAN SEBAGAI WALIKOTA TERBAIK DUNIA, TOKO TERKEMUKA DUNIA,TOKOH PLURALIS,.TOKOH ANTI KORUPSI,TOKOH GOOD GOVENANCE DNG NCT SYSTEM UTK PENCEGAHAN KORUPSI.
  • efralinda-Selasa, 18 Februari 2014 Laporkan
    Semua tahu bagaimana Jepang bangkit setelah jatuhnya. Jokowi menerapkan Genchi Genbutsu yakni teknik manajemen lapangan yg sangat jitu, sayangnya teknik ini harus diiringi dg “STRUKTUR lean process” ….…. (cobacekwebsitenya) Jokowi applies “Genchi Genbutsu” the technique of management field which is very relevant with “lean process”.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas