Pemilu 2014

Jokowi Janjikan Bangun 50 Ribu Puskesmas

Pembangunan ekonomi Indonesia harus mengedepankan kepedulian kepada rakyat.

Jokowi Janjikan Bangun 50 Ribu Puskesmas
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, membacakan sumpah jabatan sekaligus mengukuhkan Kepala Sekolah SMA/SMK di Balai Kota. Jakarta Pusat, Jumat (21/3/2014). Sebanyak 117 Kepala SMA Negeri dan 63 Kepala SMK Negeri di Jakarta dilantik beserta seorang Kepala Kantor Regional VBKN, seorang Kepala ULP, Camat Cilincing, dua Wakil Camat, 27 Lurah, 27 Wakil Lurah, 10 Kepala Seksi dan Kasubag dan 44 Kepala Puskesmas. Warta Kota/angga bhagya nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembangunan ekonomi Indonesia harus mengedepankan kepedulian kepada rakyat. Karena itu, keberlanjutan pembangunan manusia Indonesia harus menjadi kepedulian utama pemerintahan mendatang.

Direktur Megawati Institute yang juga politisi PDIP, Arif Budimanta, mengatakan keberhasilan pembangunan Indonesia di masa depan ditentukan oleh sejauh mana keberhasilan pemerintah mendatang dalam membangun manusia Indonesia.

Menurutnya keberlanjutan pembangunan ekonomi Indonesia akan sangat bergantung pada kemampuan, keandalan dan kesiapan manusia Indonesia untuk bersaing dengan bangsa-bangsa lain di abad mendatang.

“Fokus pada manusia inilah yang akan menjadi sentra program pemerintahan mendatang,” ujar Arif dalam keterangannya, Jumat (9/5/2014).

Lebih lanjut Arif mengatakan, pertumbuhan ekonomi juga harus diikuti dengan pemerataan distribusi kesejahteraan rakyat. Bank Dunia sudah menempatkan Indonesia pada peringkat 10 dalam pendapatan domestik bruto (PDB). Hal ini sudah menunjukkan bahwa skala ekonomi Indonesia sudah semakin baik.

“Namun, apakah hal itu sudah diikuti dengan pemerataan kesejahteraan dan perbaikan lingkungan? Belum tentu,” ucapnya.

Arif menilai percuma PDB tinggi namun kesejahteraan rakyat belum merata. Karena itu, menurut Arif, arah pembangunan Indonesia ke depan harus kualitas hidup rakyat.

“Pertumbuhan ekonomi bagus, kualitas hidup masyarakat juga harus meningkat. Itulah yang menjadi konsen Joko Widodo jika menjadi Presiden RI nanti. Beliau akan mengembangkan program-program kesejahteraan rakyat yang lebih masif,” ujarnya.

Arif manambahkan, angka partisipasi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan ditingkatkan menjadi dua kali lipat, sehingga dalam 10 tahun diharapkan seluruh penduduk akan terjamin perawatan kesehatannya.

“Pak Jokowi juga akan memimpin pemerintahan dengan membangun fasilitas kesehatan sedikitnya mencapai 50 ribu puskesmas dalam lima tahun mendatang. Dengan penambahan fasilitas kesehatan ini, diharapkan rakyat yang berada jauh di desa dapat terlayani kebutuhan kesehatannya,” kata Arif.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Gusti Sawabi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help