Pemilu 2014

Megawati Minta Semua Warga Kawal Perhitungan

Menurutnya, masyarakat yang belum menentukan sikap jangan merasa ragu datang ke TPS hanya dengan menggunakan KTP

Megawati Minta Semua Warga Kawal Perhitungan
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Perjuangan, Megawati Sukarno Putri tiba di Panti Marhaenis di Semarang, Jateng, Kamis (3/7/2014). Kedatangan Megawati ke Semarang untuk menggelar rapat siaga satu jelang pemilihan capres dan cawapres. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ahmad Sabran

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Usai memberikan hak pilihnya, Rabu (9/7/2014) Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengimbau semua warga untuk ikut mengawal perhitungan suara. Ia juga meminta semua warga menggunakan hak pilihnya dalam Pilpres kali ini.

"Marilah secara demokratis kita menentukan untuk mendapatkan pemimpin yang akan menjadi Presiden RI, saya mendengar masih terjadi kecurangan dimana mana, kita yang punya hak, wajib mengamati, apakah suara kita dihitung dengan baik atau tidak dimanipulasi," ujarnya usai mencoblos.

Megawati mengatakan, tahapan Pemilu adalah lembaran baru. Menurutnya, masyarakat yang belum menentukan sikap jangan merasa ragu datang ke TPS hanya dengan menggunakan KTP.

"Hak memilih jauh lebih berharga dari masalah teknis seperti jam pemilihan, atau kertas suara. Saya ucapkan terima kasih kepada warga yang mempergunakan haknya. Kita berharap pesta demokrasi ini jangan ada yang menodai," tuturnya.

Ia mengimbau seluruh penyelenggara, baik di TPS maupun di pusat yang menggunakan teknologi informasi menjalankan tugasnya dengan baik. Agar pada penghitungan akhir tidak terjadi manipulasi seperti waktu lalu.

"Masyarakat lah yang harus berbondong-bondong ikut menghitung sampai kelurahan, kecamatan, Kota, Provinsi, sampai tingkat pusat. Karena biasanya terjadi manipulasi. Saya sudah bertahun-tahun ikut pemilu. Saya harap tahun ini diikuti seluruh masyarakat, Karena di luar negeri saja antusiasme luar biasa. Sudah seharusnya di dalam negeri juga seperti itu. Siapapun harus menjaga ketenangan dan kawal pemilu yang Demokratis," ujarnya.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved