Belajar Online dan Interaktif Ala Generasi Z

Dalam konteks belajar, generasi Z cukup matang, mandiri dan banyak akal, khususnya dalam hal pemanfaatan teknologi

Belajar Online dan Interaktif Ala Generasi Z
HandOut/Istimewa
ilustrasi belajar secara efektif di era digital. 

TRIBUNNEWS.COM - Bertahun yang lalu, metode pembelajaran tradisional atau disebut juga metode ceramah mungkin menjadi salah satu metode pembelajaran paling populer di sekolah-sekolah.

Paling tidak, itulah yang dialami mereka yang lahir dan besar di era 80 dan 90-an. Sampai teknologi yang lebih maju hadir dan terus berkembang hingga saat ini.

Tak lagi sekadar mendengarkan, siswa kini juga diajak untuk belajar online dan interaktif, kapanpun dan dimanapun.

Kegiatan belajar pun tidak lagi ditekankan pada "hasil", melainkan pada "proses" dari belajar itu sendiri.

Dengan begitu, hal yang lebih utama adalah penyusunan strategi bagaimana agar siswa memperoleh pengetahuan lewat  cara "mengalami", dan bukan sekadar “menghafal”, lengkap dengan pengaplikasian teori di kehidupan nyata.

Nah, salah satu strategi yang biasa digunakan para guru adalah dengan menggunakan metode belajar interaktif. Metode yang digunakan bermacam-macam.

Mulai dari memadukan antara materi pelajaran dan permainan, praktik atau bahkan dengan permainan yang sudah disesuaikan.

Intinya, para pendidik mencoba mengajak siswa untuk tidak sekadar duduk diam, tapi juga aktif.

Komunikasi pun dilangsungkan dalam bentuk komunikasi dua arah. Dengan begitu, siswa akan lebih berkembang dan dipacu untuk berpikir, tidak hanya diam dan mendengar.

Singkat kata, sekolah banyak memberikan stimulan-stimulan ke anak untuk melatih keseluruhan sistem motoriknya.

Halaman
123
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved