Dorong Millenia Menuju Indonesia Emas

Lebih dari 5 fakultas dengan lebih dari 40 jurusan, QIU dapat menjadi pilihan bagi siswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tingginya kelak

Dorong Millenia Menuju Indonesia Emas
ist
Nicholas Goh (kedua dari kiri), CEO QIU di Jakarta, Senin (10/12/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendidikan, sebagai aspek paling penting untuk mewujudkan generasi yang berkualitas, menjadi salah satu alasan khusus agar siswa Indonesia setidaknya memiliki pengalaman sekolah di luar negeri yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya.

Pengalaman ini akan mempertajam kemampuan literasi berbahasa Inggris serta kemampuan interaksi multikultural dengan siswa dari negara-negara lain.

Quest International University Perak (QIU), salah satu institusi pendidikan tinggi di Ipoh-Malaysia, didirikan untuk mengembangkan kemampuan siswa yang cerdas dan menghasilkan lulusan berkualitas yang memiliki ambisi dan kapasitas intelektual yang mumpuni.

Lebih dari 5 fakultas dengan lebih dari 40 jurusan, QIU dapat menjadi pilihan bagi siswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tingginya kelak.

QIU memiliki standar internasional untuk memaksimalkan pendidikan yang berkualitas. Bagi kami, membangun karakter melalui sistem pendidikan dan lingkungan yang mendukung sangatlah penting.

"Oleh karena itu, melalui lingkungan belajar yang multikultural serta kondusif meskipun jauh dari rumah, kami menciptakan lulusan siap kerja melalui kesempatan praktik yang besar,” kata Nicholas Goh, CEO QIU, di Jakarta, Senin (10/12/2018). 

QNET, sebuah perusahaan penjualan langsung yang tergabung dalam Grup QI di Malaysia dan juga terdaftar di Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), memberikan dana hibah sebesar USD 100,000 atau sekitar Rp 1,5 milyar kepada QIU sebagai dana penelitian mengenai daur ulang plastik.

Grup QI sangat tertarik terhadap hasil penemuan QIU mengenai daur ulang sampah plastik ini. Sangat menarik mengetahui bahwa QIU menemukan 7 plastik yang dapat didaur ulang menjadi batu-bata.

"Dengan demikian nilai plastik bekas akan sangat berharga sehingga masyarakat mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ganang Rindarko, GM QNET Indonesia.

 Sejalan dengan misi mewujudkan Indonesia Emas dari hasil bonus demografi, QIU memberikan kesempatan siswa di Indonesia memiliki pengalaman mengenyam pendidikan di luar negeri yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas, siap kerja, dan mampu berinteraksi di lingkungan multikultural.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved