Pilpres 2019

Terkait Iklan Pemerintah di Bioskop, Effendi Simbolon Bantah Jokowi Narsis

Politikus PDIP, Effendi Simbolon, menilai tidak ada aturan yang melarang iklan pemerintah yang ditayangkan di bioskop.

Terkait Iklan Pemerintah di Bioskop, Effendi Simbolon Bantah Jokowi Narsis
Taufik Ismail/Tribunnews.com
Effendi Simbolon 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PDIP, Effendi Simbolon, menilai tidak ada aturan yang melarang iklan pemerintah yang ditayangkan di bioskop.

Namun menurut dirinya menjelang tahun politik, hal tersebut bisa saja dimanfaatkan sehingga menimbulkan polemik.

Baca: Diberi Rp120 Ribu saat Diduga Pungli, Oknum Polisi Minta Tambah, Malah Dapat Lebih Sedikit

"Cuma momentumnya jelang tahun politik ya. Ya semuanya pasti akan jadi aksi reaksi. Ya gak apa-apa lah. Jalan terus. Itu kan tidak ada larangan ya kan," jelas Effendi di UP2YU Cafe Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).

Menurutnya iklan tersebut bukan bentuk kampanye, karena tidak ada ajakan untuk memilih Jokowi.

Baca: Beri Ulasan Palsu di TripAdvisor, Pria di Italia Dijatuhi Hukuman 9 Bulan Penjara

"Dia hanya menyampaikan kepada masyarakat, apakah melalui mainstream, bioskop, pamflet. Itu suatu karya kerja yang mungkin selama ini dianggap biasa. Tapi karena jelang pemilu ya selalu dikaitkan dengan kepentingan pihak tertentu," kata Effendi.

Effendi menegaskan bahwa Jokowi tidak pamer atau narsis dalam iklan tersebut.

Baginya iklan tersebut positif karena menunjukkan kerja bersama pemerintah.

"Narsisnya di mana. Narsis itu kan kalo semuanya seolah-olah karena saya. Ini kan kerja bersama, kerja pemerintah, penyelenggara negara," ucap Effendi.

Baca: Putusan Mahkamah Agung: Mantan Narapidana Korupsi Boleh Jadi Calon Legislatif

Sebelumnya diberitakan, iklan yang jadi sorotan itu muncul sebelum penayangan film di bioskop-bioskop.

Halaman
12
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help