Pilpres 2019

Mendagri Minta Capres, Cawapres, dan Caleg Patuhi Ketentuan KPU Soal Kunjungan ke Pesantren

Tjahjo mengingatkan soal larangan materi kampanye baik secara lisan maupun tulisan dibawa ke tempat ibadah dan pendidikan.

Mendagri Minta Capres, Cawapres, dan Caleg Patuhi Ketentuan KPU Soal Kunjungan ke Pesantren
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/9/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesantren yang merupakan lembaga pendidikan berbasis agama Islam memang selalu menjadi magnet tersendiri bagi calon presiden, calon wakil presiden, dan calon anggota legislatif untuk dikunjungi di setiap gelaran kampanye Pemilu.

Melihat fenomena itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan setiap capres, cawapres, dan caleg yang berkunjung ke pesantren untuk menaati ketentuan KPU (Komisi Pemilihan Umum) yang sudah mengatur mengenai hal tersebut.

“Semua capres, cawapres serta tim sukses dan caleg untuk mencermati dan mematuhi aturan KPU yang sudah mengatur mengenai kunjungan ke lembaga pendidikan di waktu kampanye,” ucap Tjahjo di Jakarta Pusat, Senin (15/10/2018).

Tjahjo mengingatkan soal larangan materi kampanye baik secara lisan maupun tulisan dibawa ke tempat ibadah dan pendidikan.

Ia juga meminta capres, cawapres, dan caleg mencermati UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, terutama pasal 280.

“Dalam pasal itu memang dikatakan kalau berkampanye di rumah ibadah atau tempat pendidikan jelas tidak boleh,” tegasnya.

Baca: Penangkapan Habib Umar oleh Densus 88 di Samarinda, Polri: Tidak Benar, Itu Hoaks

“Namun kalau hadir sebagai narasumber kemudian mendorong untuk menjaga persatuan, menolak hoaks, menerapkan pemilu cerdas, menolak politik uang, menolak politik SARA, dan pesan-pesan mendidik lainnya maka itu adalah hal yang baik,” pungkasnya.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved