Pilpres 2019

Timses Prabowo Sebut Revisi Visi Misi Capres Sesuai Arahan KPU Setelah Rapat dengan Menteri Bappenas

Atas dasar pernyataan itu Harryadin menegaskan pihak BPN Prabowo-Sandi sangat serius mempersiapkan revisi visi misi.

Timses Prabowo Sebut Revisi Visi Misi Capres Sesuai Arahan KPU Setelah Rapat dengan Menteri Bappenas
Tribunnews.com/Rizal B
Anggota Tim Ekonomi, Penelitian, dan Pengembangan BPN Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Tim Ekonomi, Penelitian, dan Pengembangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Harryadin Mahardika menjelaskan, revisi visi misi adalah sesuai arahan KPU RI setelah kedua tim sukses capres diajak rapat bersama Menteri Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) Bambang Brodjonegoro.

Harryadin menceritakan bahwa KPU pernah mengajak kedua tim sukses capres untuk mendengarkan arahan dari Menteri Bappenas soal Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional tahun 2019-2024.

“Kami pernah diundang rapat bersama KPU RI dan Menteri Bappenas, di sana Bapak Bambang Brodjonegoro menyampaikan telah menyelesaikan RPJM Nasional 2019-2024 dan para capres diminta menyesuaikan visi misi dengan RPJM Nasional tersebut supaya tak salah membuat ketika membuat program ketika menjabat,” terang Harryadin di posko pemenangan Prabowo-Sandi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019).

Baca: Peneliti LIPI: Terkesan Main-main, Jika Visi Misi Prabowo-Sandi Direvisi

Kemudian menurut Harryadin arahan Menteri Bappenas diperkuat dengan pernyataan Ketua KPU RI Arief Budiman bahwa kedua paslon dipersilakan menyesuaikan visi misi dengan arahan tersebut karena pada rapat pendaftaran capres belum ada arahan dari Menteri Bappenas.

“Pernyataan ini bisa di-“quote” kami juga memegang dokumen, ada notulen, ada dokumentasinya, banyak beritanya supaya KPU RI tak lupa, dan jika ditanya kami akan menunjukkannya,” tegas Harryadin.

Atas dasar pernyataan itu Harryadin menegaskan pihak BPN Prabowo-Sandi sangat serius mempersiapkan revisi visi misi.

“KPU RI juga sampaikan revisi bisa disampaikan seminggu atau beberapa hari sebelum debat pertama, itu jadi pegangan kita dengan dokumen dari Bappenas dan keluar visi misi itu,” imbuhnya.

Oleh karena itu Harryadin menilai jika ada anggapan BPN Prabowo-Sandi melakukan revisi visi misi untuk mencontoh kubu sebelah adalah sesuatu yang tidak benar.

“Itu dasarnya, sehingga kami melakukan revisi visi misi bukan karena punya kami jelek atau mencontek, revisi juga kami lakukan dengan mempertimbangkan masukan dari hasil Pak Prabowo dan Bang Sandiaga turun ke lapangan,” pungkasnya.

Sebelumnya revisi visi misi Prabowo-Sandi yang dikirimkan kepada KPU RI tanggal 9 Januari 2019 ditolak.

Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi menyatakan revisi visi misi tak bisa dilakukan karena dokumen visi misi menjadi bagian tak tepisahkan dari pendaftaran capres serta cawapres.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved