Pilpres 2019

‎Jokowi : Bukan Hanya Infrastruktur, Lihat juga Dana Desa

"Banyak orang hanya tahu kita sudah kerjakan infrastruktur. Padahal bukan hanya itu," ucap Jokowi

‎Jokowi : Bukan Hanya Infrastruktur, Lihat juga Dana Desa
Tribunnews/JEPRIMA
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan sambutan pada deklarasi dukungan alumni dari sejumlah universitas di Plaza Tenggara GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (12/1/2019). Jokowi menggunakan sepeda buatan anak bangsa pada acara tersebut selain para alumni UI, sejumlah alumni dari berbagai alumni juga hadir, seperti Alumni Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Trisakti. (Tribunnews/Jeprima) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi menyampaikan bukan hanya infrastruktur yang terus menjadi sorotan, seperti sudah tembusnya Jakarta hingga Surabaya melalui jalan tol.

Menurut Jokowi, masyarakat juga harus ‎melihat hasil dari kucuran dana desa.

Baca: Projo: Deklarasi Alumni UI Dukung Jokowi Momentum Bersatunya Kelompok Intelektual

"Banyak orang hanya tahu kita sudah kerjakan infrastruktur. Padahal bukan hanya itu, ‎kita punya dana desa yang digunakan untuk membangun jalan kecil di desa, irigasi dan jembatan kecil. Itu tidak pernah dilihat," ujar Jokowi saat menghadiri deklarasi Alumni UI di GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1/2019).

Jokowi membeberkan saat 2015, khusus untuk dana desa digelontorkan Rp 20,7 trilun. Di 2016 sebanyak 47 triliun. Lalu 2017 sebesar 60 triliun. Lanjut 2018 sebanyak 60 triliun dan di tahun ini akan digelontorkan Rp 73 triliun.

‎"Artinya ada Rp 257 triliun yang digelontorkan ke desa, untuk 74 ribu desa seluruh Indonesia. Lalu ada 180 KM jalan yang dikerjakan. Membangun 6900 pasar dan pembangunan lainnya," ungkap Jokowi.

Baca: Jokowi Heran Masih Ada yang Sebut Dirinya Antek Asing

Jokowi juga membeberkan selama pemerintahannya dia sudah membagikan ‎96 juta kartu Indonesia Sehat, 19 juta kartu Indonesia Pintar sertaa memberikan program keluarga harapan pada 10 juta kepala keluarga.

‎"Kita semua harus optimis. Saya jengkel dan marah kalau ada ada yang pesimis. Kita semua harus sama-sama membangun negara ini," tutur Jokowi.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved