Pilpres 2019

Kubu Jokowi Ingatkan Prabowo Subianto Soal Denda dan Pidana Jika Mundur dari Pemilihan Presiden

Kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin tidak mempermasalahkan wacana mundurnya calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dari kontestasi pemilihan umum.

Kubu Jokowi Ingatkan Prabowo Subianto Soal Denda dan Pidana Jika Mundur dari Pemilihan Presiden
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Abdul Kadir Karding di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (12/1/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin tidak mempermasalahkan wacana mundurnya calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dari pemilihan umum.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding mengatakan, jika mundur dari pencalonan itu sepenuhnya menjadi hak Prabowo Subianto.

Namun, ada konsekuensi yang harus diteirma jika mundur dari pencalonan Pilpres 2019.

Baca: Akbar Tandjung: Alumni UNS Akan Deklarasi Beri Dukungan untuk Jokowi-Maruf Amin pada 26 Januari

"Ya kalau mundur silahkan mundur. Cuma harus diingat, mundur itu kena denda, yang kedua pidana," kata Karding saat dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Karding mengatakan mundurnya Prabowo bisa didasari, karena kecurigaan Prabowo mengenai kecurangan dalam pemilihan umum 2019.

Meski Prabowo, ucap Karding, tak bisa membuktikan hal tersebut.

Prabowo ditengarai Karding ingin mem-framing opini.

Terutama mengenai Pemilu dikangkangi kepentingan petahana.

Baca: Demi Gabung Persib, Eks Pemain PSMS Rela Tolak 4 Klub Liga 1

Karding berpandangan wacana itu menimbulkan dampak negatif dan positif.

Negatifnya, ada upaya delegitimasi pemiliham umum.

Halaman
12
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved