Pilpres 2019

Paparkan Visi-Misi di Media Massa Sebelum Waktunya, TKN Sebut Kapasitas Jokowi Sebagai Presiden

Badan Pengawas Pemilu RI gelar rapat pleno dengan agenda pembahasan paparan visi oleh Presiden Joko Widodo di beberapa stasiun tv swasta

Paparkan Visi-Misi di Media Massa Sebelum Waktunya, TKN Sebut Kapasitas Jokowi Sebagai Presiden
Tribunnews/JEPRIMA
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan sambutan pada deklarasi dukungan alumni dari sejumlah universitas di Plaza Tenggara GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (12/1/2019). Jokowi menggunakan sepeda buatan anak bangsa pada acara tersebut selain para alumni UI, sejumlah alumni dari berbagai alumni juga hadir, seperti Alumni Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Trisakti. (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf menyebut kapasitas Joko Widodo ketika menyampaikan pidato visi-misinya di sejumlah stasiun tv swasta pada Minggu (13/1) malam adalah sebagai Presiden Republik Indonesia, bukan Calon Presiden.

"Beliau bukan sebagai Capres semalam, tetapi sebagai Presiden," ungkap Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Senin (14/1/2019).

Diberitakan sebelumnya, hari ini, Senin (14/1) Badan Pengawas Pemilu RI gelar rapat pleno dengan agenda pembahasan paparan visi oleh Presiden Joko Widodo di beberapa stasiun tv swasta pada Minggu (13/1) malam.

"Jam 10.00 WIB (Pleno soal visi Presiden)," terang Komisioner Bawaslu RI Fritz Edward Siregar, Senin (14/1/2019).

Lebih lanjut, digelarnya rapat pleno tersebut sebagai tindaklanjut apakah pemaparan visi yang disampaikan Jokowi di lima stasiun tv swasta melanggar peraturan kampanye pemilu di media massa.

Sebab diketahui, jadwal kampanye capres-cawapres di media massa, termasuk televisi baru dimulai pada tanggal 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019.

Dalam acara bertajuk "Visi Presiden, Visi dan Misi Presiden 5 Tahun Kedepan" yang disampaikan langsung oleh Jokowi, dia menjelaskan visinya dalam bidang infrastruktur.

Baca: Bamsoet Prihatin Pindahkan Kuburan Gara-gara Beda Pilihan Politik

Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan menjelaskan secara umum KPU RI akan memberikan kesempatan capres-cawapres yang berkontestasi di Pilpres 2019 untuk berkampanye di media massa mulai tanggal 29 Maret 2019 hingga 13 April 2019.

Wahyu menjelaskan KPU RI masih mengkaji pemaparan visi-misi yang disampaikan oleh Jokowi tersebut.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved