TKN Jokowi-Ma'ruf Sebut Pengaruh Muchdi Pr Sangat Besar pada Kalanga Anak Muda Muhammadiyah

Dukungan petinggi Partai Berkarya Muchdi Purwoprandjono atau Muchdi Pr kepada calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menuai kontroversi.

TKN Jokowi-Ma'ruf Sebut Pengaruh Muchdi Pr Sangat Besar pada Kalanga Anak Muda Muhammadiyah
TRIBUNNEWS/BIAN HARNANSA
Ridlwan Habib 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dukungan petinggi Partai Berkarya Muchdi Purwoprandjono atau Muchdi Pr kepada calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menuai kontroversi.

Kalangan aktivis HAM menilai Muchdi Pr belum selesai kasus hukumnya dalam kasus pembunuhan Munir.

Terkait hal itu, anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Ridlwan Habib menegaskan, pengadilan telah menyatakan Muchdi Pr tak terlibat dan hakim mengatakan bukti-bukti yang diduga mengarahkan dirinya pada kasus tersebut dinyatakan lemah.

Baca: Maruf Amin Ibaratkan NU Seperti Kapal Nabi Nuh

Muchdi Pr pun dinyatakan bebas murni.

"Jenderal Muchdi sudah pernah disidang dan keputusan hakimnya bebas murni. Pada 2014 sebenarnya pak Muchdi juga sudah mendukung Jokowi," ujar anggota TKN Jokowi Ridlwan Habib, kepada Tribunnews.com, KAmis (14/2/2019).

Saat 2014, menurut Ridlwan Habib, Muchdi sudah menyatakan tidak mendukung junior sekaligus sahabat baiknya Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Baca: Sama Seperti Jokowi, Maruf Amin Pernah Alami Momen Nahas di Sungai Waktu Kecil - Raffi Ahmad Tertawa

"Pak Muchdi adalah guru besar pencak silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah, pernah juga memimpin Kepanduan Muhammadiyah, pengaruhnya sangat luas di kalangan anak muda Muhammadiyah," jelas Ridlwan Habib.

Karena itu, Ridlwan Habib menegaskan, dukungan Muchdi harus disikapi secara objektif dan terbuka.

"Kehadiran pak Muchdi dalam acara 1000 jenderal dukung Jokowi menunjukkan beliau siap berkontribusi positif untuk pemenangan pak Jokowi," ujar Ridlwan Habib.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved