Pilpres 2019

Gus Zaki Sebut Kiai Ma'ruf Amin Inspirasi Bagi Santri Tebuireng

KH Ma’ruf Amin merupakan alumnus di MTS dan MA Salafiyah Syafi’iyah, pendidikan formal tertua di Tebuireng.

Gus Zaki Sebut Kiai Ma'ruf Amin Inspirasi Bagi Santri Tebuireng
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
7 Janji Ma'ruf Amin yang Dilontarkan di Debat Ketiga, Akan Bangun Gedung Opera Seperti di Sydney 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengasuh Pondok Pesantren Al Masruriyyah Tebuireng, KH Agus M Zaki Hadzik alias Gus Zaki mengatakan calon presiden nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin sosok inspiratif bagi santri-santri Pondok Pesantren Tebuireng untuk berbuat lebih memajukan bangsa.

“Kiai Ma’ruf inspirasi sekaligus motivasi bagi para santri, terlebih beliau adalah alumnus Tebuireng,” ujar Gus Zaki dalam keterangannya, Rabu (20/5/2019).

KH Ma’ruf Amin merupakan alumnus di MTS dan MA Salafiyah Syafi’iyah, pendidikan formal tertua di Tebuireng.

Ma’ruf Amin diketahui pernah enam tahun “mondok” di Tebuireng.

Baca: Foto Presiden Joko Widodo dan Atta Halilintar Kompak Sama-sama Pakai Hoodie AHHA

Menurut Gus Zaki, Kiai Ma’ruf sangat dekat dengan umat dan perannya dalam pemberdayaan umat sudah teruji, baik selaku ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) maupun sebagai Mustasyar PB NU yang sebelumnya menjabat Rois Aam.

“Dan yang banyak orang tidak ketahui, beliau adalah ahli kebijakan ekonomi umat, pegiat ekonomi Islam, berdiri di garis depan memperjuangkan penerapan keuangan syariah,” ucap Gus Zaki dilansir Antara.

Kiai Ma’ruf, kata dia, merupakan dewan pengawas syariah di sejumlah bank syariah, juga terlibat di Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah Otoritas Jasa Keuangan.

”Itu semua bakti Kiai Ma’ruf untuk umat. Beliau adalah inspirasi santri dan keluarga Tebuireng bangga dengan beliau,” katanya.

Untuk itu menurutnya, keluarga besar Pesantren Tebuireng Jombang memberikan dukungan kepada duet Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin, bukan pasangan calon lain.

Dia juga membantah kabar Tebuireng tak mendukung Jokowi-Kiai Ma’ruf.

“Sebab mayoritas sepakat memilihnya, dari dzurriyah (keturunan) KH Hasyim Asyari, ada Ning Yenny Wahid, Gus Ipang Wahid, hingga Gus Aizudin Abdurrahman,” ujar dia.

Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved