Nurullita Mengaku Dipecat Akibat Beda Pilihan Politik, Pengacara Ungkap Pesangon dan Gaji Kliennya

Nurullita (40) diberhentikan secara sepihak oleh perusahaan tempatnya bekerja karena berbeda pilihan politik.

Nurullita Mengaku Dipecat Akibat Beda Pilihan Politik, Pengacara Ungkap Pesangon dan Gaji Kliennya
artistswhothrive.com
Ilustrasi dipecat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nurullita (40) diberhentikan secara sepihak oleh perusahaan tempatnya bekerja karena berbeda pilihan politik.

Kuasa hukum Nururllita, Muhammad Rizki, mengatakan kliennya mendapatkan pesangon setelah pemecatan dari perusahaan tersebut.

"Ada pesangon sebesar 3 bulan gaji. Saya lihat ada buktinya. Kalau besarannya saya kurang tahu, kalau tidak salah sekitar Rp 9-12 juta," kata Rizki kepada Tribunnews.com, Kamis (21/3/2019).

Baca: Usung Tema Satu Laut Sejuta Manfaat, 88 Kepala Daerah Hadiri Rakernas Aspeksindo

Meski begitu, Rizki mengatakan, upah yang diterima Lita selama bekerja diketahui di bawah Upah Minimim Provinsi (UMP) DKI Jakarta, yakni sebesar Rp 3,9 juta

"Jadi pengusaha ini ada sanksi pidananya jika mempekerjakan karyawan atau karyawati dengan kompensasi di bawah UMP," ujarnya.

Seperti diketahui, Nurullita yang bekerja di sebuah perusahaan bongkar muat di bilangan Tanjung Priok Jakarta Utara, dipecat sepihak oleh perusahaan karena berbeda pandangan politik.

Baca: Mahasiswa Bunuh Profesor di Pakistan yang Ditudingnya Tidak Islami

Pemecatan sepihak yang dialami Nurullita berawal dari kehadirannya di pidato kebangsaan Jokowi dalam acara Konvensi Rakyat di Sentul, Bogor, Jawa Barat pada 24 Februari lalu.

"Hari Minggu tanggal 24 Februari saya mengunjungi di acaranya Bapak Jokowi dalam perjalanan itu saya sudah udah mulai di-bully," kata Nurullita.

Dia mengaku sempat meng-upload foto dan video terkait acara itu di media sosial.

Baca: Kasus Pembobolan ATM Dinilai Ganggu Dunia Perbankan

Tindakan itu, kata Nurullita, menjadi bahan olok-olok rekan kerjanya di group WhatsApp.

Keesokan harinya, Nurullita langsung dipanggil dan diminta menandatangani surat pemberhentian.

Pimpinannya juga menyinggung soal sikap Nurullita yang menghadiri acara relawan Joko Widodo.

"Hari Senin itu juga saya langsung dipecat dan saya menandatangani surat pemecatan tersebut. 'Kamu memilih Jokowi tapi kamu mencari makan di sini, malu dong' itu kalimat terakhir dia (atasan)," ujar. Nurullita menirukan ucapan atasannya.

Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved