Pilpres 2019

Jelang Pemilu, Purnawirawan dan Veteran Minta Masyarakat tidak Terbelah

Menurut Rais, hal yang terpenting adalah menjaga kesatuan dibanding mengedepankan ego yang menyebabkan perpecahan.

Jelang Pemilu, Purnawirawan dan Veteran Minta Masyarakat tidak Terbelah
Fahdi Fahlevi
Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah purnawirawan serta veteran pejuang menyatakan keprihatinannya menjelang proses Pemilu 2019 yang menyebabkan keterbelahan di masyarakat.

Ketua Umum Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Letjen (Purn) Rais Abin, mengajak masyarakat untuk terus memegang teguh komitmen untuk menjaga dan melindungi keutuhan bangsa negara yang berdasarkan Pancasila.

"Polarisasi cukup mengganggu pikiran kami. Yang kami pikirkan jangka panjang, mau dibawa kemana negri ini. Polarisasi ini memang tidak bisa dihindari dan harus dihadapi dengan tegas," ujar Rais, di Kantor PPAD, Matraman, Jakarta Timur, Senin (25/3/2019).

Menurut Rais, hal yang terpenting adalah menjaga kesatuan dibanding mengedepankan ego yang menyebabkan perpecahan.

"Demokrasi penting tapi persatuan lebih penting. Reformasi penting tapi lebih penting mereformasi persatuan dan kesatuan," tegas Rais.

Baca: BNN Waspadai Peredaran 8 Narkoba Jenis Baru yang Belum Diatur Permenkes

Dalam kesempatan itu petinggi pengurus veteran atau purnawirawan juga mengeluarkan pernyataan sikapnya untuk terus mendukung dan siap berpartisipasi untuk menyukseskan dan mengamankan proses Pemilu 2019.

Selain itu juga akan siap menghormati dan mendukung siapapun pasangan presiden terpilih di Pemilu 2019.

Dalam pernyataan sikap tersebut juga dihadiri Ketua Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Letjen TNI (Pur) Kiki Syahnakri, Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) Ade Supandi, Ketua Persatuan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU) Djoko Suyanto, Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI), Ketua Badan Pertimbangan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Widjoyo Soedjono.

Baca: Marion Jola Belai Cowok Lain di Panggung dan Buat Histeris, Julian Jacob Sempat Gandeng Tangan Cewek

Di sisi lain, para petinggi pengurus veteran atau purnawirawan juga berharap agar pemerintah dan penyelenggara Pemilu, agar menjunjung tinggi kejujuran, keterbukaan serta netralitas.
Kepada TNl/Polri, juga dengan sungguh-sungguh bersikap netral dan melakukan pengendalian dan pengawasan terhadap satuan bawah serta anggota perorangan dalam pelaksanaannya.

Kepada semua komponen masyarakat, khususnya warga LVRI, Pepabri, PPAD, PPAL, PPAU, PP Polri, FKPPI dan Hipakad, agar berkampanye dengan memegang norma dan etika berpolitik serta nilai luhur budaya bangsa.

Hindari berkampanye dengan menghalalkan segala cara, seperti menebar hoax atau fitnah yang akan berakibat menggoyahkan/mengganggu persatuan bangsa.

"Sebaliknya, berkampanyelah dengan tetap memegang komitmen untuk menjaga keutuhan bangsa-negara. Khusus bagi Warga LVRI, Pepabri, PPAD, PPAL PPAU, PP Polri, FKPPI, Hipakad, agar menjadi tauladan dalam berdemokrasi," pungkas Rais.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved