Pilpres 2019

Jusuf Kalla Ingatkan Kubu Jokowi-Ma'ruf Jangan Buat Kesalahan Jelang Pemungutan Suara Pilpres 2019

Jusuf Kalla mengingatkan, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, serta tim kampanye, agar tak membuat kesalahan.

Jusuf Kalla Ingatkan Kubu Jokowi-Ma'ruf Jangan Buat Kesalahan Jelang Pemungutan Suara Pilpres 2019
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maaruf, Jusuf Kalla mengingatkan, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, serta tim kampanye, agar tak membuat kesalahan jelang pemungutan suara pada 17 April 2019.

Menurut Jusuf Kalla hal tersebut penting guna mendukung capaian target perolehan suara untuk Jokowi-Ma'ruf sebesar 62 persen.

Baca: Jusuf Kalla Dapat Hadiah Lukisan dari Narapidana

"Paling penting jangan bikin kesalahan. Karena seperti yang saya katakan, politik itu, pemilu itu kayak main badminton. Poin itu kalau smash masuk atau lawan bikin kesalahan, keluar, atau kena net. Yang paling penting jangan bikin kekeliruan ataupun yang tidak sesuai," kata Jusuf Kalla di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).

Baca: Rocky Gerung Nilai Wajar Masyarakat Berprasangka Kepada KPU

Jusuf Kalla optimis target tersebut dapat dicapai, meski sejumlah lembaga survei menunjukan hasil di bawah 62 persen.

"Tidak ada yang tidak mungkin dalam suatu pemilu yang demokratis, bahwa itu bisa saja (tercapai 62 persen suara untuk pasangan 01), tapi tentu harus berupaya kerja keras," ucap dia.

Menurut Jusuf Kalla, tim kampanye nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf harus bekerja lebih keras dan beradu strategi jitu dengan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

Baca: Kronologi Plafon SDN 2 Pejeng Kangin Jebol Menimpa Kepala Murid hingga Teriak-teriak dan Menangis

"Jadi sekarang tinggal satu kan, memberikan kepada masyarakat apa yang akan dilakukan kalau menang (Jokowi). Di iklan-iklan kan Pak Jokowi memposisikan akan memberikan 3 kartu. Di situ nanti berputarnya strategi itu bagaimana bagi masyarakat yang mana dia harapkan masa depan itu," ungkap Jusuf Kalla.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved