Pilpres 2019

Kata Hasto soal Pesan Moral yang Terkandung dalam Seragam Putih Jokowi-Ma'ruf Amin

Presiden Jokowi selalu menegaskan komitmennya untuk mengedepankan politik kebenaran dengan simbolisasi putih

Kata Hasto soal Pesan Moral yang Terkandung dalam Seragam Putih Jokowi-Ma'ruf Amin
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon Presiden petahana nomor urut 01 Joko Widodo berpidato saat kampanye terbuka di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Senin (25/3/2019). Dalam sambutan politiknya, Joko Widodo menargetkan suara kemenangan sebesar 70 persen di Malang Raya. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekertaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto menegaskan dalam kampanye di Banten dan Jawa Timur, Presiden Jokowi selalu menegaskan komitmennya untuk mengedepankan politik kebenaran dengan simbolisasi putih.

Hasto menyebut, desain foto berseragam putih sebagaimana terdapat dalam gambar Jokowi-KH Ma'ruf Amin di kertas suara, yang secara kontras berhadapan dengan jas hitam Prabowo-Sandi, bukanlah kebetulan.

"Putih adalah cermin kebersihan nurani yang menyebabkan alam pikir berkreasi dan berdaya cipta dengan segala sesuatu hal yang baik. Sebaliknya, hitam adalah simbol politik hoax, politik fitnah, yang selama ini selalu menyerang Jokowi-KH Ma'ruf Amin", ujar Hasto dalam keterangan, Selasa (26/3/2019).

Sekjen PDI Perjuangan ini menegaskan, putih adalah cermin politik berkeadaban, antitesa politik hoax dan fitnah yang berwarna hitam.

Atas dasar kontras warna tersebut, maka sangat tepat ketika di dalam setiap kampanye, Jokowi selalu menegaskan bahwa "putih adalah kita"

"Putih adalah Kita kini semakin bergaung nyaring sebagai kekuatan moral melawan politik hitam. Kami akan berjuang dengan sepenuh hati melalui kekuatan moral politik putih ini," kata Hasto.

Atas seruan Jokowi tersebut, lanjut Hasto, maka setiap Regu Penggerak Pemilih (Guraklih) dan saksi serta seluruh simpatisan dan pendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin diserukan untuk terus bergerak dengan baju putih ala Jokowi dan putih ulama seperti KH Ma'ruf Amin.

"Putih tidak bisa dipakai oleh orang yang berkelakuan hitam. Apa itu kelakuan hitam? Fitnah, bicara tanpa budi pekerti, hoax dan berbagai bentuk racun peradaban yang anti kemanusiaan," jelasnya.

Untuk itu, Tim Jokowi-KH Maruf Amin semakin yakin terhadap jalan kebenaran politik yang di tempuh.

"Tak heran hampir sebagian besar lembaga survei yang kredibel selalu unggulkan pemimpin yang selama ini diam dalam kepungan serangan fitnah. Satyam Eva Jayate, Putih adalah kita," tutup Hasto.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved