Pilpres 2019

Grace Natalie: Pilih Caleg Koruptor Buang-buang Suara

Grace Natalie kembali menyindir partai nasionalis yang tetap mencalonkan caleg koruptor dan diam terhadap praktik intoleransi

Grace Natalie: Pilih Caleg Koruptor Buang-buang Suara
Fransiskus Adhiyuda
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie dalam pidatonya dihadapan dua ribu lima ratus pengurus, kader dan simpatisan PSI pada acara Festival 11 di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/4/2019) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie kembali menyindir partai nasionalis yang tetap mencalonkan caleg koruptor dan diam terhadap praktik intoleransi di Indonesia.

Padahal, kata Grace, PSI telah mencoba menawarkan sebuah debat politik yang sehat dengan menggugat partai nasional agar tak melakukan hal tersebut.

Namun, lanjut Grace, PSI justru dibalas oleh berbagai hoaks, yang intinya menyebut bahwa memilih PSI adalah buang-buang suara.

Ia menegaskan, yang namanya buang-buang suara adalah memilih mereka yang selama ini sudah terbukti suka bolos di DPR, yang masih korupsi, yang bungkam melihat intoleransi dan diskriminasi di depan mata.

Baca: KPU: Hasil Investigasi Surat Suara Tercoblos di Malaysia Bakal Dirilis 13 April

Hal itu disampaikan Grace dalam pidatonya di hadapan 2.500 pengurus, kader dan simpatisan PSI pada acara Festival 11 di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/4/2019) malam.

“Memilih mereka kembali, itulah yang sebenarnya buang-buang suara,” ujar Grace Natalie.

Lebih lanjut, menurut Grace, ada juga hoaks bahwa sistem Sainte Lague akan membuat suara PSI hangus.

Padahal kenyataannya, sistem ini justru menguntungkan partai baru seperti PSI.

“sistem ini justru menguntungkan partai baru seperti PSI karena efektif mengonversi dukungan menjadi satu kursi parlemen,” jelas Caleg DPR RI Dapil DKI 3 ini.

Sementara, hadir dalam acara festival 11 itu Sekjen PSI Raja Juli Antoni, jajaran pengurus DPP PSI dan para juru bicara PSI.

Pakar Komunikasi Ade Armando, Aktivis Perempuan Neng Dara Affiah, Pakar Pendidikan Henny Supolo, Pegiat Media Sosial Denny Siregar dan Pendiri Partai Amanat Nasional Abdillah Toha turut hadir dalam acara tersebut.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved