Pilpres 2019

Sakit Akibat Urus Pemilu, Ketua PPS di Depok Tanggung Sendiri Biaya Pengobatan

Ketua PPS Kelurahan Cimpaeun, yang terpaksa dirawat sejak dua hari lalu akibat kelelahan menjalani seluruh rangkaian

Sakit Akibat Urus Pemilu, Ketua PPS di Depok Tanggung Sendiri Biaya Pengobatan
TRIBUN JABAR/ZELPHI
Antusiasme Warga - Antusiasme warga mendatangi TPS membuat kotak suara cepat terisi meskipun masih pagi di TPS 04 Rt 03 dan Rt 06 Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (17/4). (Tribun Jabar/Zelphi) 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Beratnya pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 di Kota Depok membuat seorang petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Kota Depok, jatuh sakit.

Adalah Niman, Ketua PPS Kelurahan Cimpaeun, yang terpaksa dirawat sejak dua hari lalu akibat kelelahan menjalani seluruh rangkaian penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kelurahannya.

Hal itu dibenarkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Shobarna, Senin (22/4/2019).

"Benar ada petugas kami yang tumbang ya Pak Niman, tapi kondisinya kini sudah membaik setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Trimitra Cibinong," ujar Nana kepada wartawan.

Nana menuturkan, Niman yang berusia lebih dari 50 tahun tersebut kehujanan ketika mendistribusikan logistik, hingga demam tinggi.

Terkait biaya perawatannya, Niman menuturkan sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga Niman.

"Beliau (Niman) salah satu pengguna BPJS dan perawatannya menggunakan BPJS pribadi beliau. Nanti saya akan komunikasikan dengan Pemerintah Kota Depok seperti apa penanganan ke depannya. Mudah-mudahan nanti ada bantuan," kata Nana.

Nana menjelaskan, peristiwa petugas jatuh sakit akibat kelelahan dalam proses rekapitulasi surat suara tak hanya dialami Niman seorang.

Baca: Jumlah Petugas KPPS Meninggal Bertambah Jadi 90 Orang, 374 Lainnya Tercatat Sakit

Madalai Ketua PPS kelurahan Gandul, Cinere, Kota Depok, juga mengalami hal yang serupa, yakni kelelahan ketika proses rekapitulasi surat suara.

Namun, Nana menuturkan Madali tidak sampai menjalani perawatan di Rumah Sakit, dan cukup dengan beristirahat di rumah.

"Kami perintahkan mereka untuk istirahat dulu di rumah. Konsentrasinya tidak usah memikirkan kegiatan rekapitulasi, kami persilahkan istirahat saja dulu untuk memulihkan kesehatannya," ucap Nana.

Terakhir, Nana berharap kejadian serupa tidak terulang dan proses rekapitulasi surat suara dapat berjalan lancar di Kota Depok.

"Saya harap ini tidak terulang kembali ya. Saya sudah minta juga ke Pemerintah Kota Depok untuk menyediakan fasilitas kesehatan di tempat-tempat proses rekapitulasi surat suara berlangsung. Hari ini juga sudah berjalan UPT Puskesmas sudah datang ke tempat-tempat rekapitulasi surat suara," bilang Nana.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved