Pilpres 2019

Respons Usman Kansong Sikapi Pertemuan Jokowi dengan Said Iqbal di Istana

Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Maruf, Usman Kansong mengatakan pertemuan antara Jokowi dengan Said Iqbal guna membahas mengenai Hari Buruh.

Respons Usman Kansong Sikapi Pertemuan Jokowi dengan Said Iqbal di Istana
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Direktur Komunikasi Politik TKN, Usman Kansong di Hotel Gren Melia, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) menanggapi terkait pertemuan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana, Jumat (26/4/2019).

Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Maruf, Usman Kansong mengatakan pertemuan antara Jokowi dengan Said Iqbal guna membahas mengenai Hari Buruh atau Mayday yang akan jatuh pada Rabu 1 Mei 2019.

Ia pun meyebut, pertemuan keduanya bukan dalam rangka berbalik mendukung pasangan calon 01.

Alasannya, pertemuan antara Jokowi dan Said Iqbal pada hari ini memang cukup menyita perhatian.

Sebab, Said Iqbal merupakan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca: Moeldoko: Jokowi Kapanpun Siap Bertemu Prabowo

"Saya tidak tahu ya (Said berbalik dukung Jokowi-Ma'ruf). Tapi menurut saya ini (Pembahasan) Mayday, sebentar lagi hari buruh, jangan-jangan konteks nya cuma itu. Jadi soal kesejahteraan. Kalau menurut saya enggak ke arah sana," kata Usman saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan sejumlah ketua serikat pekerja di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (26/4/2019).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan sejumlah ketua serikat pekerja di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (26/4/2019). (Istimewa)

Usman menjelaskan, pertemuan antara Jokowi dengan Presiden KSPI itu dalam rangka bersilaturahmi dan menjalin komunikasi saja.

Baca: Tak Ada Jaringan Internet, Siswa Ujian di Rumah Warga

Ia menuturkan, Jokowi merupakan sosok pemimpin yang selalu menjalin komunikasi dengan seluruh kelompok masyarakat.

"Pak Jokowi adalah presiden semua, dan yang mendukung dia itu rakyatnya dia. Ya, Pak Jokowi harus menerima harus mengajak. Saya kira bukan dukungan. Sekali lagi untuk menjalin komunikasi dan silaturahim dengan masyarakat," ungkap Usman.

Halaman
123
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved