Pilpres 2019

Apa Sikap Alumni Kelompok Cipayung soal Hasil Pemilu 2019?

memberikan kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah menggunakan hak konstitusionalnya dalam Pemilu 2019.

Apa Sikap Alumni Kelompok Cipayung soal Hasil Pemilu 2019?
Fahdi Fahlevi
Kelompok yang terdiri dari Korps Alumni HMI (KAHMI), IKA PMII, PA GMNI, PS GMKI, dan Forkoma PMKRI membuat pernyataan sikap menghormati hasil Pemilu 2019. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kelompok alumni organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Alumni Kelompok Cipayung membuat pernyataan sikap menyikapi pengumuman hasil Pemilu 2019.

Kelompok yang terdiri dari Korps Alumni HMI (KAHMI), IKA PMII, PA GMNI, PS GMKI, dan Forkoma PMKRI membuat pernyataan sikap menghormati hasil Pemilu 2019.

"Kami dari Forum Alumni Cipayung yang pernah digembleng di organisasi ekstra kampus termasuk ikut terlibat mendukung proses demokrasi. Sikap politik yang diambil memberikan dukungan kepada penyelenggara pemilu di dalam menegakkan prinsip demokrasi yang berdasar hukum," ujar Ketua PA GMNI, Ahmad Basarah, di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

Dalam pernyataan sikap tersebut dihadiri oleh Ketua Umum dan Sekjen para organisasi alumni yang berada di bawah naungan Forum Alumni Cipayung.

Hadir Koordinator Presidium KAHMI Hamdan Zoelva, Ketua PA GMNI Ahmad Basarah, Ketua Umum PP IKA PMII Ahmad Muqowam, Ketua Umum PS GMKI Febry Calvyn Tetelepta, dan Ketua Umum Forkoma PMKRI Hermawi Taslim.

Pernyataan sikap tersebut dibacakan oleh Sekjen PA GMNI, Ugik Kurniadi. Poin pernyataan sikap yang pertama adalah memberikan kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah menggunakan hak konstitusionalnya dalam Pemilu 2019.

Selanjutnya, mereka memberikan dukungan kepada seluruh penyelenggara Pemilu di semua tingkatan mulai dari KPPS hingga KPU dan Bawaslu Pusat.

"Menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada petugas penyelenggara Pemilu yang telah meninggal dunia dan korban yang menderita sakit demi suksesnya agenda penting membangun demokrasi," tutur Ugik.

Poin ketiga dari pernyataan sikap mereka adalah mendukung segala penyelesaian sengketa Pemilu yang melalui koridor hukum konstitusional.

Mereka juga menolak segala upaya mendelegitimasi hasil Pemilu. Serta upaya inkonstitusional yang dapat mengganggu stabilitas nasional dan memecah belah bangsa.

"Mendukung sepenuhnya upaya aparat TNI-Polri untuk mengambil tindakan yang diperlukan seusai hukum yang berlaku," tambah Uguk.

Baca: 22 Gerai Burger King di Jepang Mendadak Hilang Bulan Ini, Kenapa?

Baca: Demo di Depan Kantor Bawaslu, Titiek Soeharto: Saya Sampai Loncat Pagar untuk ke Sini

Baca: Rekomendasi Kuliner di Jalur Mudik Pantura Rute Semarang - Salatiga - Solo

Mereka juga mengajak masyarakat untuk menghormati hasil Pemilu 2019. Serta tidak terpancing dengan upaya provokasi.

Poin terakhir, Kelompok Cipayung mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan kepentingan bangsa untuk maju sebagai pemenang.

Massa dari Komite Aksi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD) melakukan demonstrasi di dekat kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (21/5/2019). Mereka memberikan dukungan kepada KPU yang telah melaksanakan Pemilu 2019 dengan baik dan menghimbau kepada masyarakat menghindari adu domba karena berita hoax. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Massa dari Komite Aksi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD) melakukan demonstrasi di dekat kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (21/5/2019). Mereka memberikan dukungan kepada KPU yang telah melaksanakan Pemilu 2019 dengan baik dan menghimbau kepada masyarakat menghindari adu domba karena berita hoax. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved