Pilpres 2019
Sandiaga Uno Sebut Prabowo Subianto Selalu Membuka Pintu Silaturahmi dengan Jokowi
"Kita sampaikan untuk silaturahmi Pak Prabowo selalu membuka pintu dan menunggu waktunya kapan," katanya
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Imanuel Nicolas Manafe
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengatakan pasangannya, yakin Calon Presiden Prabowo Subianto selalu membuka pintu untuk bersilaturahmi dengan Joko Widodo (Jokowi).
Terlebih, usai gelaran Pilpres 17 April lalu, pertemuan yang diinginkan oleh Jokowi itu belum terwujud.
Baca: Pernah Meyakini Pemilu 2019 Berjalan Jujur dan Adil, Sandiaga Uno Kini Mengaku Sulit Mengatakannya

Namun, Sandiaga memastikan bahwa Prabowo selalu terbuka membuka komunikasi kepada siapapun, termasuk kepada rivalnya di Pilpres 2019 itu.
"Kita sampaikan untuk silaturahmi Pak Prabowo selalu membuka pintu dan menunggu waktunya kapan," katanya saat ditemui usai menghadiri acara di Masjid Raya Palapa Baitus Salam, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (25/5/2019).
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menilai pertemuan antara Jokowi dan Prabowo bisa saja tinggal menunggu waktu.

Baca: Polri akan Tindak Tegas Jajarannya yang Terbukti Melanggar Ketentuan dalam Pengamanan Aksi 22 Mei
Namun, ia belum memastikan kapan pertemuan tersebut bisa terwujud.
"Enggak ada, enggak ada, menunggu waktu saja, menunggu waktu Jokowi. Jokowi tentukan jam empat misalnya di Istana Bogor kita datang," ujarnya.
Elite PKS Dukung Pertemuan Jokowi dan Prabowo
Elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung terealisasinya pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto.
Menurut Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, pertemuan Jokowi dengan Prabowo akan berdampak positif bagi masing-masing pendukung.

Baca: Saat Kapolres Jakpus Teriak Minta Bantuan Ustaz Redakan Amukan Massa di Bawaslu
"Pertemuan antar elit bagus untuk menunjukkan bahwa ada kompetisi tapi tetap ada semangat persahabatan," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini kepada Tribunnews.com, Rabu (22/5/2019).
Memang saat ini proses rivalitas masih berlangsung, setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis hasil rekapitulasi, bahwa Jokowi-Maruf Amin unggul dari Prabowo-Sandiaga.
Baca: Sejumlah Orang di Balik Kerumunan Massa Lempari Batu Meski Telah Diingatkan Polisi
Namun dia yakin satu waktu nanti, Jokowi dan Prabowo Subianto akan bisa duduk bersama lagi untuk menyejukkan tensi politik pasca pilpres.
"Biarkan mengalir dan usaha dan doa dari kedua belah pihak" ucapnya.