• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com

Harga Tiket Bus AKAP di Palembang Sudah Naik

Selasa, 31 Agustus 2010 00:32 WIB
Harga Tiket Bus AKAP di Palembang Sudah Naik
Ist
Ilustrasi
Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Ardiansyah

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG -
Sepuluh hari menjelang Idul Fitri, tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Palembang, Sumatera Selatan, telah habis dipesan dan dibeli calon penumpang. Para penumpang membeli tiket dari jauh-jauh hari agar tidak kehabisan tiket saat akan mudik lebaran maupun balik setelah lebaran.

Kepala Cabang Lorena Palembang Junaidi YS SPsi menuturkan, tiket bus untuk keberangkatan 5 September hingga 9 September dan H+1 telah habis terjual untuk jurusan Medan. Sedangkan untuk jurusan Jakarta masih tersisa 20 persen dari jumlah armada tambahan.

Harga tiket Palembang-Jakarta yang biasanya Rp 240 ribu pada hari normal sejak Minggu (29/8) naik menjadi Rp 324 ribu. Harga tiket diperkirakan akan terus naik disesuaikan dengan harga tiket atas dan pemberlakuan tuslah oleh pemerintah. "Kami sudah mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menambah armada tambahan sebanyak delapan bus," kata Junaidi, Senin (30/8/2010).

Ditanya kenapa sudah menaikkan harga padahal pemerintah belum memberlakukan tarif tuslah, Junaidi mengatakan, khusus bus AKAP kelas eksekutif, memang pengelola diperkenankan untuk menaikkan harga. "Jadi tak masalah kami sudah naikkan harga," dalih Junaidi.

Hal serupa juga terjadi di loket bus AKAP Ramayana Jl Kol Atmo. Menurut Aan, perwakilan bus Ramayana dan BSI, untuk tiket jurusan Bandung, Yogyakarta, dan Solo mulai 5 September hingga 7 September dan H+7 telah habis dipesan penumpang.

Di Ramayana, harga tiket juga sudah naik sejak Minggu (29/8). Nilainya bahkan mencapai 40 persen. Harga tiket pada hari normal sebesar Rp 340 ribu, menjadi Rp 440 ribu, atau naik Rp 100 ribu per penumpang untuk jurusan Palembang-Yogyakarta. Pihak Ramayana dan BSI juga mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menyiapkan armada tambahan sebanyak enam unit bus executive dan 2 unit bus pariwisata.

Sementara bus AKAP Damri, hingga kini masih memberlakukan harga normal. Damri yang memberlakukan bus ekonomi masih menunggu pengumuman kenaikan tuslah dari pemerintah.

Staf Operasional Damri Palembang Yus Zahara mengatakan, harga tiket Palembang-Jakarta masih dipatok Rp 134.000 per orang. "Kami belum berani memperkirakan berapa kenaikan harga tiket, Masih menunggu dari pusat," ujarnya. Diperkirakan harga tuslah mulai berlaku H-7 jelang lebaran.(*)
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Sriwijaya Post
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
44898 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas