• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribunnews.com

Tanglong Pangeran Suriansyah Jadi Jawara

Minggu, 5 September 2010 15:55 WIB
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Kurniawan
TRIBUNNEWS.COM, BANJARBARU
- Usai sudah gelaran Festival Tanglong dan Bagarakan sahur tahun 2010. Namun penutupan yang begitu berkesan dengan atraksi kembang api  Sabtu (4/9/2010) masih dirasakan khususnya oleh para tim yang menang.

Setidaknya festival yang didukung penuh Banjarmasin Post Group dan Pemko Banjarbaru telah menelurkan juara baru. Salah satunya Remaja Masjid Al mukminin yang sukses meraih gelar juara I tanglong tingkat Provinsi Kalsel.

Ya, dengan bermodal kreativitas. Tiga tema dikedepankan, tema perjuangan, islami dan kebudayaan. Alhasil, sebuah karya indah kendaraan hias tanglong mampu mencuri perhatian tim juri.
Ada reflika kuda yang bergerak dengan lincahnya dengan penungang reflika seorang pahlawan yakni Pangeran Suriansyah, inilah tema perjuangan. Rumah ada Banjar, sebagai simbol hari jadi Provinsi Kalsel dan pernak-pernik islami lainnya sebagai nuansa Ramadan.

Kegembiraan pun diraih oleh tim Bagarakan sahur Gampa Banjarmasin, Sultan Adam. Juara I tingkat Provinsi untuk Bagarakan sahur diraihnya. Meski keseluruhan personil dari tim ini yakni mahasiswa, namun aksinya tak dapat dipandang sebelah mata dan semuanya mengenakan busana khas si Palui.
Terbukti dengan sajian aransemen musik yang rapih dan khas membuat dewan juri terkesima memberi nilai yang mengantarkan ke predikat juara.

Terpisah, Walikota Banjarbaru, Ruzaidin Noor mengatakan festival ini merupakan kalender tahunan. Nantinya, bahkan akan dijadikan oleh kalender tahunan Provinsi Kalsel oleh Wagub Kalsel, Rudy resnawan.

Senyum sumringah tanda kepuasan juga dirasakan oleh Wagub Kalsel, Rudy resnawan. Pasalnya, 10 tahun festival digelar selali dan malah semakin meriah.

"Tahun depan kerjasama dengan kota dan provinsi, kita undang menteri pariwisata Republik Indonesia untuk menyaksikann festival ini, karena festival ini layak dapat apresiasi dari pemerintah pusat sebagai aset budaya yang ada di Kalsel khususnya," pungkasnya.
Editor: Anita K Wardhani
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
46326 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas