Jumat, 30 Januari 2015
Tribunnews.com

25 Hari Tamat Satu Kitab

Jumat, 12 Agustus 2011 15:37 WIB

25 Hari Tamat Satu Kitab
TRIBUN JABAR
Pontren Benda Kerep Cirebon

TRIBUNNEWS.COM - SEJUMLAH santri duduk terdiam dan dengan saksama mendengarkan ceramah dari sang ustaz, di sebuah ruangan kecil. Sekitar pukul 10.30, mereka membubarkan diri dan beranjak ke kamar tidur masing-masing.

Itulah pemandangan di Pesantren Benda Kerep, yang terletak di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Pada bulan suci Ramadan, santri-santri itu memiliki agenda lebih padat dibandingkan pada bulan biasanya. Bulan ini mereka memiliki kewajiban menamatkan satu kitab dalam 25 hari. Dari ilmu fikih, tafsir, hadis, dan tata bahasa Arab alias nahwu saraf.

Pondok pesantren yang terletak di pinggir Kota Cirebon itu memiliki 240 santri pria dan sekitar 100 santri perempuan. Namun, pada saat bulan suci Ramadan, jumlahnya meningkat dan bisa mencapai lebih dari 300 santri. Mereka tidak hanya berasal dari wilayah III Cirebon, tapi ada juga yang berasal dari Bandung, Jakarta, dan Banten.

Salah satu pengurus Pondok Pesantren Benda Kerep, Ustaz Miftah, mengatakan, beberapa santri di antaranya merupakan anak-anak yang putus sekolah karena tidak memiliki biaya. Jumlahnya mencapai sekitar 40 santri.

Menurut dia, anak-anak itu tetap harus dijaga dan mendapat pendidikan, khususnya pendidikan agama.

"Orangtua mereka sudah menitipkan. Daripada mereka di luar menjadi macam-macam, lebih baik di pesantren untuk dididik dan mendapat pendidikan agama. Di sini mereka juga memiliki banyak kegiatan," kata pria berusia 42 tahun ini ketika ditemui di rumahnya, di bagian belakang pesantren, kemarin.

Halaman12
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas