Pengiriman Barang via Kantor Pos Masih Jadi Pilihan

Berbagai perusahaan penyedia jasa pengiriman barang mulai bermunculan di Jakarta mengakibatkan persaingan semakin ketat.

Pengiriman Barang via Kantor Pos Masih Jadi Pilihan
net
Kantor Pos Pusat salah satu bangunan bersejarah di Jakarta

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berbagai perusahaan penyedia jasa pengiriman barang mulai bermunculan di Jakarta mengakibatkan persaingan semakin ketat.

Dampak tersebut sepertinya tidak mempengaruhi masyarakat untuk tetap menggunakan jasa pengiriman melalui kantor pos.

Aktivitas pengiriman barang masih terlihat cukup aktif walaupun belum mencapai H-10 menjelang lebaran.

"Sekarang saja orang-orang yang menggunakan jasa pengiriman mulai banyak walaupun belum mencapai H-10 menjelang lebaran. Apalagi nanti ketika H-10. Pasti lebih ramai," ungkap Nanik, salah satu karyawan jasa pengiriman kantor pos yang terletak di Jakarta Selatan, Sabtu (13/8/2011).

Untuk tarif pengiriman reguler tergolong murah. Misalnya pengiriman ke Solo dikenakan tarif sebesar Rp 12.500 per tiga kilonya, untuk berat lebih dari tiga kilogram dikenakan penambahan tarif sebesar Rp 4.000 per kilogram. Untuk tujuan Surabaya dikenakan tarif 13.000 per 3 kilo, jika lebih dari 3 kilo dikenakan penambahan tarif Rp 5.000 perkilo.

Pengiriman barang ini minimal 3 kg. Jika kurang dari 3 kg akan dikenakan biaya kilat khusus yang tarifnya lebih mahal dari tarif reguler.

Punya pertanyaan seputar Islam dan Ramadhan? Anda dapat bertanya dan berkonsultasi langsung ke Konsultasi Islami oleh Dr. Muhammad Akhyar Adnan, MBA., Ak (Dewan Pengawas LAZISMU)

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Untuk lebih lanjut kunjung Rubrik Konsultasi Islami Tribunnews.com

Editor: Dewi Agustina
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help