• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribunnews.com

Mainkan Tarif Tiket, Bus Luragung Diamankan Petugas

Senin, 29 Agustus 2011 11:31 WIB
Mainkan Tarif Tiket, Bus Luragung Diamankan Petugas
Tribunnews.com/Iwan Taunuzi
Kedatangan penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Senin (13/9/2010) siang.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiaji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Walaupun sudah diperingatkan agar tidak memainkan tarif, masih saja ada oknum perusahaan otobus yang nekat melakukannya. Akibatnya, bus Luragung bernomor polisi B 7558 E di Terminal Kampung Rambutan diamankan petugas karena terbukti memainkan tarif harga tiket yang tak sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Terminal Kampung Rambutan, Dwi Basuki, membenarkan hal tersebut bahwa saat ini masih saja ada oknum yang memanfaatkan ramainya para pemudik yang ingin pulang kampung dengan melebih-lebihkan harga karcis.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mendapati awak bus Luragung jurusan Kuningan–Jakarta ini menjual harga tiket diluar ketentuan atau melebihi harga tuslah. "Harga tiket harusnya dijual Rp 43 ribu perpenumpang, namun oleh oknum PO bus tersebut dijual seharga Rp 60 ribu perpenumpang," ujar Basuki, Senin (29/8/2011).

Menurutnya berdasarkan ketentuan pemerintah, untuk tarif bus ekonomi telah ditentukan untuk batas atas wilayah I (Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara) sebesar Rp 139 perkilometer. Sedangkan wilayah II (Kalimantan, Sulawesi) sebesar Rp 154 perkilometer per penumpang.

Kemudian, untuk tarif batas bawah wilayah I Rp 86 perkilometer perpenumpang dan wilayah II Rp 95 perkilometer per penumpang. "Bila ada yang melanggar ketentuan, tentu akan kita tindak. Ini sudah komitmen bersama yang harus ditaati," imbuhnya.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Widiyabuana Slay
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
154753 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas