• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 23 September 2014
Tribunnews.com

LAPAN: Cara Melihat Hilal di Cakung Kuno

Kamis, 19 Juli 2012 22:14 WIB
LAPAN: Cara Melihat Hilal di Cakung Kuno
Tribun Jogja/HASAN SAKRI GHOZALI
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam tanggapan di sidang isbat, Front Pembela Islam (FPI) bertentangan dengan pendapat pemerintah bahwa bulan suci Ramadan jatuh pada hari Sabtu lusa (21/7/2012).

"Menurut kami, awal Ramadan jatuh Jumat esok bukan Sabtu lusa," ujar juru bicara Majelis Falakiah FPI, Habib Ali Alatas yang dalam sidang isbat yang digelar di Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (19/7/2012).

Perbedaan pendapat FPI berdasarkan penampakan hilal di Cakung, Jakarta Timur sesuai keterangan saksinya yang melihat hilal di posisi 3,5 derajat dengan menggunakan teknik sulam sebelum sidang isbat digelar.

Namun, menurut peneliti Lapan, Thomas Jamaluddin mengungkapkan bahwa teknik yang digunakan oleh para ulama di Cakung adalah teknik yang menggunakan teknik yang tradisional.

"Saudara-saudara di Cakung itu masih menggunakan hisab yang berdasarkan taqribi yang bersifat approximity, bukan menghitung posisi sesungguhnya," kata Thomas.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Rachmat Hidayat
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
7 KOMENTAR
741792 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • kini telah tersedia togel elektronik, ktp saja ada yang elektronik masak togel nggak ada yang elektronik. togel elektronik dapat anda buka di http://e-togel.blogspot.com dan nikmati keuntungannya dengan membeli togel elektronik.
  • Aryaldy-Jumat, 20 Juli 2012 Laporkan
    Katax Islam Modern... tapi kuno banget ya... seharusnya berpedoman pada Al-Qur'an yang tidak lekang oleh zaman... dulu yang ada kuda dan unta... skrg mobil, pesawat bahkan pesawat ulang-alik ruang angkasa ada... subhanallah...
  • mira-Jumat, 20 Juli 2012 Laporkan
    Kuno kok bisa liat hilal?kalah dong LAPAN..
  • Arief Firmansyah-Jumat, 20 Juli 2012 Laporkan
    iya berbeda itu pasti ada jngn dibuat permusuhan..tpi alngkah indah nya qta duduk bersama2 mncari solusi di dlm perbedaan tsbt agar tdk ada perpecahan umat islam,,klo diajak musyawarah aja tdk mau gmn mw cari solusinya
  • Jokoting-Jumat, 20 Juli 2012 Laporkan
    Cara melihat hilal di zaman Rasulullah saw malah lebih kuno. Dan itu yg bener. Gimana nih?!
  • SiBeYe-Jumat, 20 Juli 2012 Laporkan
    berita sampah....tribun berusaha ngeflame nie namanya....bilang tradisional di tulis kuno....makna bagi umat lain beda nich....dikira ngejek....wartawan goblok
  • Abdul Latif-Jumat, 20 Juli 2012 Laporkan
    Assalamu'alaikum wrwb
    Keyakinan agama sulit di satukan. Pemerintah tdk berhak ikut campur masalah keyakinan agama,tafsiran ayat2 ALLAH seperti di Saudi,Iran dan Taliban.Pemerintah harus netral dan melindungi setiap keyakinan agama agr tercapai hidup harmo
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas