• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Tribunnews.com

Mengapa Puasa Membuat Kita Sehat

Jumat, 20 Juli 2012 18:27 WIB
Mengapa Puasa Membuat Kita Sehat
TRIBUN JOGJA/BRAMASTO ADHY
Sejumlah umat Islam menunaikan ibadah shalat Jumat di Masjid Kampus UGM, Yogyakarta, Jumat (20/7/2012). Meski pemerintah menetapkan puasa hari pertama jatuh pada hari Sabtu (21/7/2012), namun sejumlah umat Muslim di Yogyakarta sudah mulai menjalankan ibadah puasa dan shalat Jumat pertama di bulan puasa pada hari ini. TRIBUN JOGJA/Bramasto Adhy

TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar masyarakat kita sudah berpuasa mulai Sabtu (21/7). Puasa mestinya membuat kita menjadi sehat tetapi kalau kita tidak mengetahui pentingnya puasa bisa lengah bahkan tidak mendapat hikmah sehat berpuasa.

“Puasa Ramadhan bagi masyarakat muslim merupakan kesempatan untuk memperbaiki kondisi gaya hidup yang tidak sehat ini,” ujar dr. Ari Fahrial Syam Sp.PD dari Universitas Indonesia, seperti dilansir Sehat News.

Kenapa begitu? Puasa Ramadhan yang dilaksanakan masyarakat muslim merupakan suatu keadaan yang secara medis dikenal sebagai Prolonged Intermittent Fasting. Puasa adalah pengaturan makan dimana biasanya kita makan 3 kali menjadi 2 kali dengan jarak antara 2 makan sekitar 14 jam yaitu tidak mengonsumsi makan dan minum mulai dari sahur sampai berbuka.

Dengan pengaturan makan ini akan terjadi pengurangan asupan makan atau asupan kalori. Dengan mengurangi asupan makan terjadi penurunan asupan kalori, asupan lemak juga berkurang. Asupan lemak yang berkurang akan juga mengurangi asupan kolesterol.

Jika seseorang berpuasa dengan baik, menurut Ari mestinya parameter laboratorium akan membaik. Kolesterol total, trigliserida akan menurun, begitu pula kolesterol jahat (LDL) juga akan menurun. Kadar asam urat juga menurun.

Begitu pula bagi orang yang memang sudah menderita gula darah tinggi. Mestinya gula darahnya juga terkontrol.

Berbagai penelitian pada penduduk yang berpuasa melaporkan penurunan kadar LDL dan meningkatnya kadar HDL, hal ini jelas positif untuk pencegahan penyakit kardiovaskuler.(*)

Berita Lain

Editor: Dahlan Dahi
Sumber: Sehat News
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
745072 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas