Selasa, 4 Agustus 2015
Tribunnews.com

Apakah Suntik Membatalkan Puasa?

Sabtu, 28 Juli 2012 07:15 WIB

Apakah Suntik Membatalkan Puasa?
net
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM - Puasa memang wajib untuk umat muslim. Namun, bagaimana saat sakit dan harus suntik? Apa hukumnya bersuntik ke dokter karena sakit? Puasanya batal atau tidak?

H Masyithah Umar, Dosen IAIN Antasari Banjarmasin dalam kolom tanya jawab Ramadan di Banjarmasin Post (Tribun Network) menjelaskan, kata Ibju Hazm, tidak batal puasa karena bekam dan bersuntik (Al Muhalla VI: 203, dalam TM Hasbi Ash-Shiddieqi, 1977:95).

Bersuntik tentunya dilakukan oleh seorang ahli (medis) dan sudah melalui pemeriksaan bahwa yang bersangkutan benar-benar sakit dan memerlukan pertolongan.

Biasanya kalau tidak terpaksa, suntikan tidak akan dilakukan oleh para medis kepada pasien.

Bagi orang yang sakit berlaku ketentuan sebagai berikut:

Bila seseorang yang sedang puasa sakit dan dikhawatirkan puasanya menunda kesembuhannya maka dia boleh tidak puasa (kesepakatan tiga imam mazhab).

Sedang menurut Hanabilah, disunat untuk berbuka dan makruh baginya berpuasa.

Halaman12
Editor: Anita K Wardhani
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas