Jumat, 27 Februari 2015
Tribunnews.com

Tobatnya Seorang Penjahat

Sabtu, 4 Agustus 2012 08:31 WIB

Tobatnya Seorang Penjahat
Wahyu Aji/Tribunnews.com
Ustad Jefri Al Buchori

Oleh Ustad Jeffry Al Buchori

TRIBUNNEWS.COM - DALAM sebuah majelis pengajian yang diselenggarakan oleh Imam Hasan Al-Bashri, hadirlah seorang penjahat. Beliau sendiri tidak pernah mengenalnya dan hanya tahu namanya saja. Orang menyebutnya sebagai Atabatul Ghulam. Semua orang mengenal kejahatan dan kekejamannya. Bahkan tokoh ini sudah layak disebut orang fasik.

Di tengah sesi tanya jawab, seorang jamaah pengajian mengajukan pertanyaan kepada Imam Hasan Al-Bashri, "Wahai syeikh! Bagaimana jika seseorang sudah sangat keterlaluan mengerjakan kemaksiatan, apakah dosanya dapat diampuni oleh Allah?"

Ulama besar dan tokoh sufi ini pun menjawab, "Apabila dengan penuh kesadaran dan dengan hati yang sungguh-sungguh ia bertobat menurut syarat-syaratnya, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya, sekalipun dosanya itu seperti yang dilakukan Atabatul Ghulam."

Betapa terkejutnya tokoh penjahat ini ketika dirinya dijadikan contoh pelaku besar dosa besar. Namun, Allah tetap berkenan memberikan ampunan, seandainya ia mau bertobat dengan sepenuh hati.

Allah adalah Zat Yang Maha Pengampun. Luasnya ampunan Allah tidak dapat kita ukur atau kita batasi. Allah selalu membuka diri-Nya untuk memberi ampunan untuk setiap hambanya yang pernah menyimpang dari jalan-Nya.

Bertaburan ayat dalam Alquran dan hadis Nabi yang menunjukkan betapa Maha Pengampunnya Allah SWT. Tidak hanya akan mengampuni, bahkan dengan kasih sayang-Nya, Allah mengajak setiap pendosa untuk bersegera kembali kepada-Nya.

Halaman123
Editor: Anita K Wardhani
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas