Jumat, 28 November 2014
Tribunnews.com

Unik! Masjid Djenne Terbentuk Dari Lumpur

Senin, 6 Agustus 2012 09:15 WIB

Unik! Masjid Djenne Terbentuk  Dari Lumpur
NET
Masjid Djenne di Mali Afrika Barat dibangun tahun 1907 menggunakan bahan lumpur dan kokoh hingga kini mampu tampung 3 ribu jamaah.

TRIBUNNEWS.COM-  Sebuah masjid di Afrika Barat dengan nama Masjid Djenne terbilang unik. Masjid ini dibangun menggunakan lumpur.

Masjid yang megah ini dibangun tahun 1907 murni menggunakan bahan dasar lumpur, tepatnya di Kota Djenne negara Mali di Afrika Barat.

Seperti dikutip dalam buku "101 Historic Hideaways", Kota Tua Djenne  sebagai pusat penyebaran Islam ini, terkenal dengan Masjid Djenne yang terbentuk dari bata lumpur. Masjid Djenne ini pun dikenal sebagai bangunan lumpur terbesar di dunia.

Namun, lumpur yang digunakan untuk masjid ini tidaklah sembarangan. Sebelumnya, bata lumpur yang dikenal dengan ferey dikeringkan terlebih dahulu menggunakan panas matahari.

Untuk mempercantik penampilannya, dinding Masjid Djenne juga diplester menggunakan lumpur. Oleh karena itu, bila melihat dari luar bangunan ini memiliki tampilan halus dengan lekukan-lekukannya yang teratur.

Bentuk masjid ini pun menyesuaikan dengan letaknya yang berada di negara beriklim panas. Dengan dinding lumpur yang memiliki ketebalan sekitar 40 cm-60 cm selain untuk menahan berat masjid, juga berfungsi untuk melindungi bagian dalam masjid dari sinar matahari.

Jadi, saat siang hari dinding masjid akan terasa hangat dan pada malam hari perlahan-lahan menjadi dingin. Adanya struktur kayu yang menopang masjid ini juga memberikan kesan sejuk bagian dalam masjid. Masjid kebanggaan masyarakat Djenne ini pun bisa menampung sekitar 3.000 jamaah.

Namun, letak Masjid Djenna yang dekat dengan Sungai Bani membuatnya rentan terkena banjir saat air sungai meluap saat musim hujan. Saat musim semi tiba, ribuan penduduk Djenne bersiap untuk memplester kembali masjid ini dengan lumpur yang sudah dicampur dengan sekam.

Tercipta dengan desain yang unik, masjid seluas 5.625 meter persegi ini pun terkenal hingga ke seluruh dunia. Banyak umat Muslim dan turis dari seluruh dunia yang penasaran dan menyempatkan waktu untuk singgah di Masjid Djenne.

Setiap tahunnya, masjid yang termasuk dalam situs sejarah dunia UNESCO ini menjadi destinasi favorit di Afrika Barat. Tidak hanya sekadar travelling atau beribadah, sebagian turis juga memanfaatkan kedatangannya untuk memperdalam ilmu agama Islam.

Editor: Anita K Wardhani

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas