Kamis, 27 November 2014
Tribunnews.com

Jangan Malas Ya! Ada Rahasia Sehat di Balik Makan Sahur

Rabu, 8 Agustus 2012 08:03 WIB

Jangan Malas Ya! Ada Rahasia Sehat di Balik Makan Sahur
NET
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM - Banyak yang merasakan malas bangun untuk makan sahur.  Mulai sekarang jika Anda salah satunya yang merasakannya, segera ubah karena ternyata makan sahur itu menyimpan rahasia kesehatan. Tidak sekedar memindah jadwal makan pagi, namun ada manfaat luar biasa dibalik makan sahur itu.

Apa sebenarnya rahasia di balik makan sahur itu? Yuk kita simak ulasan Pramono, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin. Dalam ulasannya di grup facebook Gerakan Sadar Gizi, Pramono mengingatkan anjuran Nabi untuk makan sahur.

Nabi SAW sangat menganjurkan kita sahur karena kata beliau Dari Abi Said al-Khudri RA : " Sahur itu barakah maka jangan tinggalkan meski hanya dengan seteguk air. Dan termasuk sunnah ketika sahur adalah untuk mengakhirkannya.

Islam membagi waktu malam menjadi 3 yakni sepertiga malam pertama ( Ba'da Isya - 22.00) , sepertiga malam kedua ( pukul 22.00 - 01.00 )dan sepertiga malam terakhir ( pukul 01.00 - Subuh ).
Nah, hadits Nabi menganjurkan kita makan sahur dalam sepertiga malam terakhir.

Berdasarkan penelitian bangun di sepertiga malam terakhir itu bermanfaat luar biasa untuk kesehatan kita. Bahkan dapat menjadi pilar utama kesuksesan kita dalam menjalankan berbagai macam diet.

Ketika kita lelap tertidur ternyata banyak kejadian yang terjadi didalam tubuh kita. Pada saat tidur, sistem hormon akan berpindah pada tahap anabolik, yaitu konversi energi untuk perbaikan dan pertumbuhan.

Pada tahap ini tingkat hormon adrenalin dan kortikosteroid turun dan tubuh mulai memproduksi hormon pertumbuhan (human growth hormone atau HGH), melatonin, juga hormon seks testosteron, hormon kesuburan, FSH (follicle-stimulating hormone dan hormon LH (luteinizing hormone). HGH mendorong pertumbuhan, pemeliharaan dan perbaikan otot dan tulang dengan memfasilitasi penggunaan asam amino. Sedangkan melatonin adalah hormon yang diproduksi untuk membantu manusia untuk tidur.

Hormon ini disekresikan oleh kelenjar pineal jauh di dalam otak, ini membantu tubuh mengontrol irama dan siklus tidur-bangun. Tetapi faktanya hormon-hormon baik tersebut semakin malam semakin turun produksinya dan akan berada pada titik terendah saat sepertiga malam terakhir, kebalikannya hormon stress yakni hormon kortisol justru meningkat produksinya dan yang bisa menghentikannya adalah kalau kita bangun.

"Jadi ketika kita bangun makan sahur pada saat sepertiga malam terakhir otomatis akan menghentikan produksi kortisol dan sekaligus menjaga fungsi hormon-hormon baik selama kita tidur terutama di sepertiga malam kedua dapat bermanfaaat secara optimal," kata Pramono.

Perlu kita ketahui efek jahat hormon kortisol yang berlebihan antara lain: Hilangnya massa otot; Terurainya otot, tendon, ligament karena digunakan untuk membentuk glukosa. Menurunnya kadar DHEA, hormone pertumbuhan, IGF-1 dan TSH (Thyroid stimulating hormone).Menurunnya ssstem kekebalan tubuh kita.Meningkatnya kadar gula Darah; Karena berkurangnya pengangkutan glukosa ke dalam sel. Menurunnya kepekaan Insulin serta meningkatkan nafsu makan dan selalu ingin makan yang manis-manis.

Meningkatnya lemak tubuh; terjadi peningkatan jumlah total lemak tubuh dan biasanya tertumpuk pada perut yang ditandai dengan perut yang buncit.

Jadi dengan bangun di sepertiga malam terakhir betapa luar biasa manfaatnya dari meningkatnya system kekebalan tubuh, menjadi lebih awet muda, mencegah penyakit metabolic sindrom semacam kencing manis bahkan membantu keberhasilan diet terutama yang mempunyai perut buncit.

Nah, luar biasa kan dampaknya? Sekarang masihkah kita malas bangun makan sahur?

Klik juga:

Editor: Anita K Wardhani

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas