Senin, 26 Januari 2015
Tribunnews.com

Jangan Malas Ya! Ada Rahasia Sehat di Balik Makan Sahur

Rabu, 8 Agustus 2012 08:03 WIB

Jangan Malas Ya! Ada Rahasia Sehat di Balik Makan Sahur
NET
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM - Banyak yang merasakan malas bangun untuk makan sahur.  Mulai sekarang jika Anda salah satunya yang merasakannya, segera ubah karena ternyata makan sahur itu menyimpan rahasia kesehatan. Tidak sekedar memindah jadwal makan pagi, namun ada manfaat luar biasa dibalik makan sahur itu.

Apa sebenarnya rahasia di balik makan sahur itu? Yuk kita simak ulasan Pramono, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin. Dalam ulasannya di grup facebook Gerakan Sadar Gizi, Pramono mengingatkan anjuran Nabi untuk makan sahur.

Nabi SAW sangat menganjurkan kita sahur karena kata beliau Dari Abi Said al-Khudri RA : " Sahur itu barakah maka jangan tinggalkan meski hanya dengan seteguk air. Dan termasuk sunnah ketika sahur adalah untuk mengakhirkannya.

Islam membagi waktu malam menjadi 3 yakni sepertiga malam pertama ( Ba'da Isya - 22.00) , sepertiga malam kedua ( pukul 22.00 - 01.00 )dan sepertiga malam terakhir ( pukul 01.00 - Subuh ).
Nah, hadits Nabi menganjurkan kita makan sahur dalam sepertiga malam terakhir.

Berdasarkan penelitian bangun di sepertiga malam terakhir itu bermanfaat luar biasa untuk kesehatan kita. Bahkan dapat menjadi pilar utama kesuksesan kita dalam menjalankan berbagai macam diet.

Ketika kita lelap tertidur ternyata banyak kejadian yang terjadi didalam tubuh kita. Pada saat tidur, sistem hormon akan berpindah pada tahap anabolik, yaitu konversi energi untuk perbaikan dan pertumbuhan.

Pada tahap ini tingkat hormon adrenalin dan kortikosteroid turun dan tubuh mulai memproduksi hormon pertumbuhan (human growth hormone atau HGH), melatonin, juga hormon seks testosteron, hormon kesuburan, FSH (follicle-stimulating hormone dan hormon LH (luteinizing hormone). HGH mendorong pertumbuhan, pemeliharaan dan perbaikan otot dan tulang dengan memfasilitasi penggunaan asam amino. Sedangkan melatonin adalah hormon yang diproduksi untuk membantu manusia untuk tidur.

Halaman12
Editor: Anita K Wardhani
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas