Mudik Lebaran 2018

Ternyata ini Asal-Usul Tradisi Mudik Saat Lebaran! Bermula dari Celetukan Bahasa Jawa Era Majapahit

Momen Lebaran sudah semakin dekat. Para perantau yang telah lama meninggalkan kampung halamanya pun telah bersiap untuk mudik.

Ternyata ini Asal-Usul Tradisi Mudik Saat Lebaran! Bermula dari Celetukan Bahasa Jawa Era Majapahit
Aldo Fenalosa
Stasiun Pasar Senen mulai dipadati calon penumpang mudik pada Jumat (10/7/2015) siang 

(TribunTravel.com/Tertia Lusiana Dewi)

TRIBUNNEWS.COM - Momen Lebaran sudah semakin dekat.

Para perantau yang telah lama meninggalkan kampung halamanya pun telah bersiap untuk mudik.

Ini merupakan satu momen paling ditunggu masyarakat Indonesia kala Lebaran tiba.

Ada yang mudik dengan trasportasi umum, ada pula yang rela bermacet-macet ria menggunakan kendaraan pribadi.

Eits, tapi taukah traveler dari mana sih asal kata mudik?

Dan mengapa pulang kampung disebut dengan mudik?

Tenang, TribunTravel.com siap membagi asal muasalnya yang telah dirangkum dari Pegipegi.com.

Ilustrasi
Ilustrasi (hercampus.com)

Ada sejak Majapahit

Tradisi mudik ini telah ada sejak zaman kerajaan Majapahit.

Mudik merupakan tradisi para petani Jawa yang dulu merantau dan akan pulang ke kampung halamannya untuk membersihkan makan leluhur.

Hal tersebut dilakukan untuk mememinta keselamatan dan mencari rezeki.

Akan tetapi istilah mudik baru dikenal setelah tahun 70-an.

Saat itu Jakarta sebagai ibukota Indonesia tampil menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mengalami perkembangan pesat.

Halaman Selengkapnya >

Editor: Bobby Wiratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help