Ramadan 2019

Mutiara Ramadan: Makna Keadilan dan Kebaikan

Keadilan, keseimbangan, keharmonisan merupakan prinsip tiga serangkai yang menyangga kehidupan semesta ini.

Mutiara Ramadan: Makna Keadilan dan Kebaikan
net/google
Ilustrasi. 

Prof Dr Komaruddin Hidayat

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah 

ALQURAN sangat menekankan agar umat Islam menegakkan keadilan. Berbuat keadilan itu sangat dekat dengan derajat ketaqwaan.

"Janganlah karena perasaan subyektivitas, terutama kebencian, lalu menghalangi seseorang berbuat adil. "(Qur'an 5:8).

Adil yaitu menempatkan sesuatu pada tempat yang semestinya. Wadh'u syaiin fi mahalihi.

Dalam konteks kepemimpinan, berbuat adil artinya memberikan dan melindungi hak seseorang yang memang menjadi haknya.

Merusak keadilan berarti merampas hak orang lain. Dan itu suatu kezaliman.

Bagaimana rasanya dizalimi, mereka yang hak-haknya dirampas akan sangat memahami dan menghayati.

Perasaan dizalimi ini akan melahirkan kekuatan dan dorongan untuk melawan.

Terlebih jika itu menimpa sekelompok masyarakat atau bangsa, akan muncul kekuatan berlipat ganda dan tahan lama, karena yang satu akan memperkuat yang lain sehingga menjadi gerakan organik, seperti perjuangan rakyat Palestina.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved