• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Tribunnews.com

Jabar Terbesar Produsen Traffiking

Minggu, 28 Maret 2010 04:19 WIB
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Freni Satria Mulya

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG-
Jumlah korban trafficking di Jabar masih belum terdata rapi karena  belum terkoordinasinya simpul-simpul organisasi yang terkait dengan gugus tugas pencegahan dan penanganan perdagangan orang di kabupaten/kota se-Jabar.
 
Menurut Anggota Komisi E DPRD Jabar, Didin Supriadin, fenomena trafficking di Indonesia terbesar disuplai dari Jabar dengan korban terbesar dari Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu dan Cianjur.

"Hingga kini perhelatan melawan trafficiking terkesan masih berjalan sendiri-sendiri, bahkan di kabupaten/kota belum memiliki perda tentang penjualan orang itu. terakhir data yang kami miliki terdapat 722 orang korban dari Jabar" katanya usai Seminar Trafficking di Jl Braga Bandung, Sabtu (27/3/2010).

Adapun Auditor Depkeu RI, Tatan Jaka Tresnajaya, menyatakan, saat ini pembiayaan untuk koalisi pencegahan trafficking terstruktur didalam Gugus Tugas Nasional (GTN) yang terdiri dari sejumlah kementrian ditambah institusi Polri.

"GTN di koordinasi oleh Menkokesra serta Kementrian Pemberdayaan Perempuan. Nah untuk di tingkat daerah laju pembiayaan bisa menggunakan payung hukum melalui pembentukan perda. Seharusnya di setiap kabupaten/kota di Jabar segera terbentuk perda ini mengikuti provinsinya," kata Tatan.

Dikatakan, GTN Trafficking didasarkan apda UU nomor 21/2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. "Sedangkan data yang harus terorganisir lebih baik dan lebih rapi tentang korban trafficking ini juga harus bisa diakses semua pihak yang disesuaikan dengan UU No 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
4049 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas