• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribunnews.com

Ruangan Kelas Dipakai Bergilir

Rabu, 5 Mei 2010 04:42 WIB
Laporan Wartawan Tribun Kaltim

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA
– Di Kota Samarinda masih banyak ditemukan sekolah yang menggunakan ruang kelas secara bergiliran karena ruang kelas tak bisa menampung jumlah pelajar. Akibatnya, mereka pun belajar bergantian pada jam pagi dan sore.

Beberapa SMP dan SMA bahkan menggunakan gedung satu atap untuk kegiatan belajar mengajar.

Kepala Disdik Kota Samarinda, Harimurti SW mengatakan, pemerintah belum bisa memenuhi standar nasional sarana prasarana sekolah SD, SMP dan SMA di Samarinda. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai usai Upacara Hardiknas di GOR Segiri Jl Kusuma Bangsa, Senin (3/5/2010).

"Kenyataannya, Disdik tidak bisa memenuhi semua sarana gedung SD, SMP dan SMA yang masih dibawah standar. Diantaranya di SMP Negeri 7 Jl Kadrie Oening yang perlu ditingkatkan ruangan belajarnya. Keadaan yang sama juga terjadi di SMP Negeri 41 dan masih banyak lagi SMP lainnya," kata Harimurti.

Lebih lanjut, dijelaskan, kawasan paling memprihatinkan dan butuh pembangunan sekolah adalah di Kecamatan Samarinda Seberang yang berpenduduk sudah mencapai 200 ribu jiwa. Di daerah padat penduduk dan pertumbuhannya membuat kewalahan pihak sekolah menyediakan sarana belajar. Siasat pihak sekolah dikawasan itu memakai bergiliran ruang belajar sepanjang satu hari sehingga sarana bangku sekolah cepat rusak akibat dipakai bergiliran SD, SMP dan SMA.

Kondisi serba kekurangan ini, Disdik telah melaporkannya DPRD Samarinda dan mengusulkan anggaran untuk membuat bangku dan sarana ruangan belajar.  "Saya sudah usulkan anggaran APBD P 2010 ini sebesar Rp 162 Miliar. Kita sangat perlu sarana bangku yang rusak karena terus dipakai bergilir para murid," kata Harimurti.
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
14357 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas